Connect with us

Jabodetabek

Pengosongan 278 Lahan UIII Hari Kedua Kondusif, Kemenag Optimis Rampung Sesuai Jadwal

Published

on

Pengosongan 278 lahan Kampus Universitas Islam Interinasional Indonesia (UIII) di Cisalak, Kec. Sukmajaya, Depok memasuki hari kedua, Rabu (3/7). Diagendakan selama lima hari, pengosongan lahan yang sebelumnya telah menerima santunan ini ditarget rampung Sabtu, 6 Juli 2024.rnPantauan di lapangan, pengosongan lahan yang sebelumnya digarap warga ini berlangsung kondusif, pasalnya warga yang sebelumnya menggarap lahan tersebut sebelumnya telah menerima Uang Santunan sebagai bagian dari Penanganan Dampak Sosial dari pembangunan UIII di lahan bersertifikat atas nama Kementerian Agama Cq RRI ini.rnTerpantau warga penggarap yang kesulitan dalam melakukan pembersihan pada lahan yang ditempati secara bersamaan dibantu oleh Tim Terpadu yang turun untuk mengeluarkqn barang-barangnya dari bagunan.rn“Alhamdulillah memasuki hari kedua ini, melanjutkan proses pengosongan lahan hari sebelumnya, berjalan cukup kondusif, karna sebagian besar warga secara mandiri memang sudah mengosongkan lahannya. Jika ada yang kesulitan dalam pengosongan juga kita siapkan tim untuk membantu mengerjakan,” tutur Tim Hukum Kementerian Agama, Misrad di lokasi.rnSebagai informasi, proses pengosongan lahan UIII kali ini, Kementerian Agama bergerak bersama tim yang terdiri dari UIII, TNI, Polri, Satpol PP, Kecamatan dan Kelurahan. Dari tim terpadu yang diisi berbagai unsur tersebut dibagi menjadi tiga tim kecil untuk melakukan pengosongan lahan secara serentak di titik-titik lahan warga yang telah menerima santunan dengan disokong dua unit alat berat ekskavator, tim martil dan senso.rn“Himbauan kami segera kepada warga yang sudah menerima santunan agar segera mengosongkan dan pindah ke tempat lain. Hal tersebut juga untuk mempercepat kerja tim yang ditargetkan bisa merampungkan minimal 50 bidang lahan per hari hingga Sabtu mendatang,” tutur Misrad.rnDengan melihat lancarnya proses pengosongan lahan selama dua hari ini, optimis 278 lahan rampung dikosongkan Sabtu mendatang, dimana proses pengosongan lahan kali ini merupakan bagian dari Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan penyediaan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) UIII. Pengosongan kali ini merupakan tahap pertama dari tiga tahap yang akan digelar selama 2024 ini dengan target keseluruhan selesai pada Desember mendatang.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...