Connect with us

Nasional

September, Makassar Dikunjungi 1.281 Wisatawan Mancanegara, Malaysia Terbanyak

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR – Kota Makassar mencatat sebanyak 1.281 orang wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Sulawesi Selatan pada September 2018 dengan melalui pintu masuk Bandara Internasiona Sultan Hasanuddin Makassar.

“Untuk periode September jumlah turis yang ke Sulsel melalui pintu Makassar itu sebanyak 1.281 orang dan angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai angka 1.626 kunjungan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan Yos Rusdiansyah di Makassar, Jumat (2/11) lalu.

Ia mengatakan penurunan jumlah kunjungan wisawatan mancanegara itu dipengaruhi beberapa faktor dan umumnya para turis yang akan melancong ke suatu negara selalu memperhatikan waktu atau musimnya.

“Kalau turis-turis asing itu selalu memperhatikan musim kalau ingin berwisata ke luar negeri, jadi mereka memang mempersiapkan jauh-jauh hari,” katanya.

Berdasarkan data dari BPS, terdapat sepuluh negara yang menyumbang pelancong terbesar selama September 2019 dan pelancong dari Malaysia berada di urutan teratas dengan jumlah 755 orang kunjungan.

Advertisement

Di tempat kedua, Prancis menyumbang 110 orang wisatawan dan Jerman berada diurutan ketiga dengan 107 kunjungan, Belanda 58 kunjungan, Singapura dengan 45 kunjungan.

Lima negara sisanya yakni Jepang dengan dengan 21 orang kunjungan, Tiongkok 17 kunjungan, Amerika Serikat 15 kunjungan, Inggris 14 kunjungan dan terakhir Thailand dengan 12 orang.

“Turis yang banyak berkunjung dari benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Ada juga dari Eropa dan Amerika,” katanya.

Selain pada tingkat kunjungan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel dengan klasifikasi bintang pada September ini juga mengalami penurunan 1,87 persen dibandingkan TPK pada Agustus 2018 dari 51,96 persen pada Agustus 2018 menjadi 50,09 persen pada September 2018.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel klasifikasi bintang di Sulawesi Selatan selama September 2018 masing-masing adalah 2,79 hari dan 1,81 hari.

Advertisement

TPK hotel klasifikasi bintang September 2018 Senilai 50,09 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik September 2018 masing-masing sebesar 2,79 dan 1,81 hari. (Ant)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...