Politik
Tak Cukup Bangunan Megah, Abdul Wachid Minta Asrama Haji Lampung Dikelola Profesional
Published
2 bulan agoon
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menyoroti masih terbatasnya sumber daya manusia (SDM) di Asrama Haji Lampung Embarkasi Antara. Menurutnya, fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran negara harus didukung pengelolaan yang profesional agar mampu memberikan pelayanan yang optimal bagi jemaah haji maupun umrah.
Hal itu disampaikan Abdul Wachid usai meninjau Gedung Grand Multazam Asrama Haji Lampung, Sabtu (25/7/2026), dalam rangka pengawasan terhadap sarana dan prasarana penyelenggaraan ibadah haji.
Ia mengungkapkan, Asrama Haji Lampung saat ini hanya memiliki lima orang pegawai. Jumlah tersebut dinilai belum sebanding dengan kapasitas bangunan dan fasilitas yang tersedia.
“Yang saya lihat di sini justru kekurangan SDM. Gedungnya sudah bagus, tetapi harus didukung oleh SDM yang memadai agar pengelolaannya benar-benar profesional,” ujar Abdul Wachid.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu mengapresiasi kualitas fisik asrama yang dinilai telah memenuhi standar. Namun, ia menegaskan fasilitas yang baik harus diimbangi dengan tata kelola yang modern dan berorientasi pada pelayanan.
Karena itu, Abdul Wachid mendorong pengelola menerapkan standar pelayanan industri perhotelan (hospitality) dengan merekrut tenaga profesional yang berpengalaman di bidang tersebut.
“Tolong siapkan SDM yang bagus. Rekrut tenaga yang memiliki pengalaman di bidang perhotelan agar pengelolaannya seperti hotel. Sayang kalau fasilitas yang sudah dibangun dengan baik tidak didukung manajemen yang profesional,” tegasnya.
Selain penguatan SDM, ia juga mendorong agar Asrama Haji Lampung dimanfaatkan sepanjang tahun, tidak hanya saat musim haji. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat digunakan untuk pelayanan jemaah umrah, manasik, pelatihan, rapat instansi pemerintah, hingga kegiatan masyarakat sehingga menjadi aset negara yang lebih produktif.
Abdul Wachid juga menekankan pentingnya promosi melalui media digital agar masyarakat semakin mengenal fasilitas yang dimiliki Asrama Haji Lampung.
“Panggil anak-anak influencer supaya masyarakat tahu fasilitas ini. Kalau dipromosikan dengan baik, pemanfaatannya akan semakin optimal,” katanya.
Ia berharap penguatan SDM, tata kelola yang profesional, optimalisasi pemanfaatan aset, dan strategi promosi yang efektif dapat berjalan seiring sehingga Asrama Haji Lampung mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjadi aset negara yang produktif dan berkelanjutan.
You may like
Warga Kesulitan Air, Gerindra Pemalang Turun Tangan Salurkan Bantuan ke 12 Titik
Gerindra Bergerak, Sally dan Wihadi Salurkan Air Bersih ke 72 Desa Terdampak Kekeringan Bojonegoro
Wakili Menhan RI, Wamenhan Terima Audiensi Bupati Nias Barat Bahas Penguatan Pertahanan Kepulauan
LSAK Desak KPK Perjelas Status dan Aliran Uang Rp3,5 Miliar dalam Kasus Batu Bara Kukar
Program Madrasah Gemilang, 40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1 di STAI Syekh Manshur Pandeglang
Kadet KKRI Kunjungi SMA Taruna Nusantara Cimahi: Petik Inspirasi, Bangun Karakter, Hingga Kejar Cita-Cita
Wamenhan Tekankan Evaluasi dan Kesiapan SDM KDKMP dan KNMP
Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

