Connect with us

Nasional

Takut Bersentuhan Hukum, Kadis Pertanahan akan Kembalikan Dana Pembebasan Lahan Rp5 Miliar

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR – Dinas Pertanahan Kota Makassar pesimis dengan kegiatan pembebasan lahan tahun ini. Bahkan anggaran pembebasan lahan Rp5 miliar yang bersumber dari ABPD 2018 akan dikembalika ke negara (silva).

Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, H Manai Sophian mengaku bahwa, semua kegiatan pembebasan lahan tahun ini tidak akan dilaksanakan. Sebab semua lahan yang kita mau bebaskan tidak memenuhi syarat alias bermasalah.

Ada beberapa rencana pembebasan lahan untuk pembangunan fasilitas umum dan perkantoran di Makassar, diantaranaya adalah lahan untuk kantor kelurahan Berua, kantor kelurahan Biring Romang, lahan taman/fasilitas Badan Pemberdayaan Perempuan, lahan kantor kelurahan Bontoduri, dan lahan TPA Bintang Lima Tamangapa.

“Sepertinya semua itu tidak akan dilaksanakan. Sebab lahan yang kita sudah tinjau dan verifikasi, ternyata tak satu pun yang bersih. Semua bermasalah, termasuk lahan TPA Bintang Lima,” kata Kadis Manai Sophian kepada Berita Kota Makassar (Fajar Grup), Rabu (26/9).

Kadis menjelaskan, anggaran pembebasan lahan tahun ini Rp5 miliar. Dan itu sudah disiapkan, tapi kalau kita lihat kondisinya sekarang ini, sepertinya tidak mungkin kita gunakan.

Advertisement

“Saya tidak mau ambil risiko, lebih baik dikembalikan, daripada kita paksakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Ya termasuk lahan TPA, ada satu orang yang kita mau bayarkan itu, B Dg.Nakku juga belum lengkap berkas/dokumen yang disyaratkan,” tegas Manai Sophian.

“Biar Pak Walikota perintahkan, kalau saya tidak mau, Anda mau apa? Saya tidak mau bermasalah hukum, gara-gara barang salah mau dipaksakan. Saya tidak ada urusan dan kepentingan disini, pokoknya saya tegaskan, kami tidak membebaskan lahan yang bermasalah,” pungkasnya.

“Kalau bukan lagi saya disini (Kadis Pertanahan), tidak ada masalah. Pengganti saya kalau berani, silakan saja. Yang jelas selama saya disini, tidak mungkinmi saya mau main-main soal pembebasan lahan. Pak Menteri saja ditangkap, apalagi sayaji,” ketus Manai Sophian.

Diketahui bahwa dalam dua tahun ini, Dinas Pertanahan Kota Makassar tak satupun melaksanakan kegiatan pembebasan lahan. Termasuk pembebasan lahan TPA Bintang Lima yang masuk dalam program prioritas Pemkot Makassar. (drw/bkm)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...