Politik
Titis Ajeng Dukung Edukasi Pertanian Sejak Dini di Bantul
Published
6 bulan agoon
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Titis Ajeng Ganis Mareti, menilai program pengenalan sektor pertanian pada anak usia dini yang digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul perlu mendapat dukungan penuh. Program ini dinilai sejalan dengan visi ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sebagaimana diketahui, DKPP Bantul mulai tahun 2026 menggulirkan program pengenalan sektor pertanian bagi anak usia dini, mulai dari jenjang SD hingga SMP.
“Program pengenalan sektor pertanian pada anak usia dini yang dilaksanakan DKPP Kabupaten Bantul merupakan program unggulan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Ini menjadi tonggak penting menuju swasembada pangan di daerah,” ujar Titis, Selasa (7/4/2026).
Politisi Partai Gerindra tersebut mengungkapkan, Kabupaten Bantul memiliki potensi besar sebagai pengembangan lumbung pangan. Berdasarkan data DKPP, saat ini terdapat sekitar 13.720 hektare Lahan Baku Sawah (LBS) yang menjadi modal utama dalam mewujudkan swasembada pangan ke depan.
Menurutnya, program pengenalan pertanian sejak dini juga penting untuk mendorong regenerasi di sektor pertanian. Ia menilai minat generasi muda terhadap dunia pertanian perlu terus ditumbuhkan, mengingat ke depan sektor ini membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif terhadap teknologi.
“Pada akhirnya, SDM menjadi penentu keberhasilan sebuah program. Edukasi pertanian perlu diberikan sejak dini, bukan untuk memaksa anak-anak menjadi petani, tetapi agar Indonesia tidak kekurangan SDM unggul di sektor ini,” jelasnya.
Titis berharap ke depan lahir generasi yang memiliki keahlian di bidang pertanian, khususnya dalam penguasaan teknologi. Hal tersebut diyakini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi kerja di sektor pertanian.
“Kita butuh generasi yang menguasai teknologi pertanian. Dengan begitu, produksi bisa meningkat, pekerjaan lebih efisien, dan hasilnya lebih optimal,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa sektor pertanian di Kabupaten Bantul memiliki peran strategis sebagai penyangga kebutuhan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bahkan, sejumlah wilayah seperti Kretek dan Sanden dikenal sebagai pemasok komoditas hortikultura, khususnya bawang merah dan cabai.
You may like
Tinjau Latma PEGASE 2026 di Halim, Menhan RI Tegaskan Komitmen Penguatan Diplomasi Pertahanan dan Interoperabilitas TNI AU
Irjen Kemhan Wakili Sekjen Kemhan Buka Exercise Trident Resolve 2026 di Banten
Dirjen Strahan Kemhan Hadiri Resepsi Peringatan ke-77 Berdirinya Republik Rakyat Tiongkok (RRT)
STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Dipimpin Dasco, DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria
Bertemu Wang Huning di Beijing, Ahmad Muzani Tegaskan Dukungan MPR terhadap One China Policy
Respons Kekeringan, Dyah Firrizqi Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Tinjau Yonif TP 337/Sutajaya di Cirebon, Menhan Sjafrie Tegaskan Peran Strategis Yonif TP dalam Sishankamrata
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

