Connect with us

Nasional

Wanita Tersubur Ini Melahirkan 44 Anak dan Membesarkannya Tanpa Suami

Published

on

Kabarpolitik.com – Punya satu anak saja kadang rasanya sudah sangat merepotkan. Bisakah Anda membayangkan seorang ibu memiliki dan melahirkan 44 orang anak?

Wanita bernama Mariam Nabatanzi membuat heran sekaligus kagum banyak orang karena punya begitu banyak keturunan. Apalagi ia harus mengurus anak sendirian karena ditinggalkan suaminya.

Mariam Nabatanzi jadi perbincangan karena punya puluhan anak. Ia memiliki total 44 anak namun enam di antaranya telah meninggal.

Mariam ‘dijual’ untuk menikah di usia sangat muda yakni 13 tahun. Setahun kemudian ia melahirkan satu anak, tahun berikutnya dua anak kembar, tahun selanjutnya tiga anak kembar, dan tahun berikutnya empat anak kembar.

Total ia melahirkan 44 kali dengan enam pasang kembar dua, empat pasang kembar tiga, tiga pasang kembar empat, dan dua anak tanpa kembar. Wanita 39 tahun itu pun ternyata memang memiliki kondisi rahim yang subur. Sempat ingin melakukan tindakan agar berhenti punya anak, sayangnya hal itu diprediksi dokter bisa membahayakan kesehatan.

Advertisement

Memiliki banyak anak mungkin terlihat sebagai beban bagi sebagian orang. Namun Mariam mengaku tidak memiliki penyesalan dan menganggapnya sebagai karunia dari Tuhan.

Satu-satunya hal yang ia kesali adalah ketidakhadiran ayah anak-anaknya. Suami Mariam telah pergi tanpa kabar dan tidak pernah membantu mengurus anak-anak mereka, kecuali memberi nama yang kadang dilakukan melalui telepon.

Meski begitu, Mariam tidak punya waktu untuk mengeluh atau merasa iba dengan diri sendiri. Ia pun bersungguh-sungguh dalam mendedikasikan hidupnya untuk keluarga dengan cinta dan kasih sayang. Tak hanya sekadar memberi makan, Mariam juga berharap bisa mempersiapkan masa depan mereka.

Semua anak Mariam pun menempuh pendidikan. Anak-anaknya yang sudah dewasa telah menjadi perawat hingga pekerja bangunan berkualifikasi. “Aku berharap anak-anakku berpendidikan dan karena mereka semua berambisii jadi dokter, guru, dan pengacara. Aku ingin mereka mencapai semua mimpi mereka, sesuatu yang tidak bisa aku lakukan,” ungkap wanita asal Uganda itu dilansir BBC.

Untuk menghidupi 38 anak, Mariam pun telah melakukan banyak pekerjaan. Ia mengumpulkan tanaman herbal, membuat kue, membantu membuat batu bata, mengepang rambut, mengurus berbagai acara, hingga menata rambut pengantin.

Advertisement

“Aku tahu anak-anak ini adalah hadiah dari Tuhan dan aku harus menyayanginya, jadi aku mencoba yang terbaik untuk menghidupi mereka,” kata Mariam.

“Aku selalu berusaha memastikan anak-anakku selalu punya makanan untuk dimakan. Aku tidak akan meninggalkan mereka, bahkan jika kami kesusahan untuk bertahan sehari-hari,” lanjutnya.

Mariam juga punya pesan untuk para pria dan suami di luaran sana. “Jangan lupakan tanggung jawabmu karena pernikahan adalah tanggung jawab bersama untuk membesarkan anak-anakmu,” tutur Mariam.

(det)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...