Connect with us

Nasional

Wow! Replika Motor Sport dari Tutup Kaleng Bekas Harganya Jutaan

Published

on

Kabarpolitik.com, BOYOLALI – Sering barang-barang bekas dibiarkan begitu saja menumpuk di sekitar rumah. Padahal bila disentuh dengan tangan-tangan kreatif, bisa saja menjadi lahan bisnis.

Inilah yang dilakukan Lumadi. Pemuda 28 tahun asal Desa Keposong, Kecamatan Musuk, Boyolali ini menyulap barang tak terpakai menjadi replika motor sport bernilai ekonomis tinggi. Idenya muncul sekitar 2014.

Saat itu, di sela kesibukannya sebagai pematung, lulusan SMK Negeri 9 Solo ini melihat barang-barang bekas sisa pekerjaannya seperti gagang cutter, korek api, dan sebagainya terbuang begitu saja. Dia lalu berpikir memanfaatkan barang-barang bekas itu untuk dijadikan sesuatu yang lebih bermanfaat.

“Karena saya hobi otomotif, saya kepikiran untuk membuat sepeda motor (skuter) Vespa dan setelah berjalan mulai bergeser ke sepeda motor sport seperti sekarang ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Solo (Grup Fajar).

Untuk membuat replika sepeda motor, dia menggunakan barang bekas seperti botol sampo, tutup kaleng lem, cotton bud, hingga batang permen kojek. Tapi dalam mewujudkan kreasi ini ternyata tidak selalu berjalan mulus. Karena untuk membangun sebuah replika sepeda motor, dibutuhkan komponen tertentu sesuai dengan elemen/onderdil pada sebuah sepeda motor.

Advertisement

Sayangnya, barang-barang bekas yang tersedia di sekitarnya tidak selamanya sesuai dengan kebutuhan tersebut. Tak kurang akal, Lumadi pun mencari-cari barang bekas lain yang sekiranya mendekati bentuk maupun ukurannya sesuai dengan skala replika yang direncanakan.

“Biasanya saya cari lainnya. Tapi ya tidak usah jauh-jauh. Bahan yang ada di sekitar kita saja,” imbuh Lumadi.

Selain itu, kesulitan pada pembuatan replika ini hampir terjadi pada seluruh proses. Mulai dari penentuan skala, pengumpulan bahan, hingga perakitan.

“Karena ini menggunakan barang bekas yang ukurannya juga tidak beraturan, kami juga harus memikirkan bahan dan perakitannya, karena kami tidak menggunakan pengeleman. Semuanya bisa dibongkar dan dipasang kembali,” ujarnya.

Karena itu, untuk membuat sebuah replika, dibutuhkan waktu yang bervariasi, tergantung tingkat kesulitan model dan ketersediaan barang-barang bekas.

Advertisement

Untuk sebuah replika sepeda motor sport ini, dia jual senilai rata-rata Rp1,5 juta. Tapi, untuk pemesanan replika ini sepertinya peminat harus bersabar karena dia harus berbagi waktu dengan kesibukannya membuat patung dan pengumpulan bahan. (rs/wid/fer/JPR/JPC)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...