Connect with us

Nasional

Tak Harmonis Lagi, Ada Apa Dengan Pemprov dan DPRD Sulsel?

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR — Tanda-tanda ketidakhamonisan mulai ditunjukkan antara Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel. Hal itu diawali dengan adanya informasi jika Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) bentukan Gubernur Prof Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman melakukan intervensi terhadap pencairan anggaran reses DPRD.

Persoalan itu membuat DPRD tersinggung dan mewacanakan untuk menggunakan hak interpelasinya terhadap TP2D.

Tidak lama berselang, ketidakharmonisan antara kedua lembaga tersebut kembali terlihat. Saat rapat paripurna pembacaan Nota Keuangan Ranperda APBD 2019 ditunda sebanyak dua kali.

Alasan DPRD, ditemukan ketidasepahaman terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafom Anggaran Sementara (PPAS). Khususnya penjelasan terkait dana transfer dari pusat. Banggar meminta TAPD membuat penjelasan dalam bentuk narasi.

Setelah dua kali dibatalkan oleh legislatif, barulah paripurna Pembacaan Nota Keuangan Ranperda APBD 2019 bisa dilaksanakan, Rabu (14/11).
Hal itu menimbulkan beragam persepsi dari masyarakat.

Advertisement

Wakil Dekan II Fisip Unismuh Andi Luhur Prianto, mengatakan hubungan DPRD dan Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan NA masih dalam proses mencari bentuk yang ideal. Sebuah relasi mitra sejajar (equal partnership).

Sejauh ini, sepertinya masih banyak hambatan dalam mengomunikasikan kepentingan kedua belah pihak. Bahkan sedikit lagi mengarah pada model hubungan yang buntu dan saling kunci (deadlock).

Luhur melanjutkan, kalau melihat formasi dukungan partai politik di DPRD, maka potensi kebuntuan komunikasi itu sangat mungkin terjadi.

Sebuah situasi yang bisa menyulut lahirnya model pemerintahan yang terbelah (devided-government). Meskipun sebenarnya “komunikasi” bisa lebih menentukan daripada “komposisi” dukungan politik.

Persoalan menjadi lebih rumit dengan pelibatan TP2D dalam dinamika pembahasan Ranperda APBD 2019. Kehadiran TP2D ini mereduksi peran tim eksekutif TAPD, yang telah memiliki format hubungan baku dengan tim Banggar di DPRD.

Advertisement

Secara institusi, sepertinya DPRD kurang melegitimasi keberadaan tim ad-hoc seperti TP2D ini untuk terlibat lebih jauh dalam dinamika formulasi kebijakan anggaran antara DPRD-Pemprov Sulsel.
Sementara Dekan Fisipol Unibos Arief Wicaksono, menilai mungkin ada yang masih harus dikomunikasikan antara legislatif dan eksekutif.

“Bahasanya begitu,” ujarnya singkat.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pun angkat bicara. Khususnya terkait pembatalan Rapat Paripurna Pembacaan Nota Keuangan Ranperda APBD 2019.
NA mengelak jika terjadi tarik ulur antara legislatif dan eksekutif terkait penyusunan APBD 2019.

“Itu kan karena kita sudah e-budgeting dan e-planning. Ada penyesuaian tapi tidak dimuat dalam laporan. Itu sudah selesai kok. Tidak ada sama kali begitu (tarik ulur). DPRD sudah paham prioritas kita. Beberapa harapan konstituen juga sudah diakomodir,” terangnya. (rhm/bkm/fajar)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...