Connect with us

Politik

Timbulkan Kekisruhan, Selly Evaluasi Pengelolaan Ibadah Haji Bertepatan dengan Umrah

Published

on

rnAnggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina melakukan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023. Salah satu evaluasi yang disoroti Selly adalah terkait pengelolaan ibadah haji yang bertepatan waktunya dengan ibadah umrah.rnSehingga, hal itu menimbulkan kekisruhan lantaran banyak maktab-maktab yang harusnya diisi oleh para jamaah haji tetapi digunakan oleh jamaah haji yang menggunakan visa ziarah umrah. Karena itu,  tegasnya, hal ini akan menjadi catatan bagi Komisi VIII DPR RI sebagai evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023 kali ini.rn“Nah tentu ini menjadi catatan kami dari komisi VIII (yaitu) bagaimana pengawasan yang dilakukan oleh pihak pemerintah, khususnya dari pihak imigrasi, dari pihak Kementerian Agama, pihak bandara bisa meloloskan para jamaah (umrah) dan tentu di luar itu juga pelayanan yang diberikan,” ungkap  Selly  usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Jumat (1/9/2023).rnIa melanjutkan bahwa apa yang disampaikan para mitra untuk menjelaskan kekisruhan tersebut, menurutnya, masih sebatas jawaban secara administrative. Hal itu, seperti para mitra telah melaksanakan pemberangkatan haji sesuai dengan standar pelayanan operasional. Sehingga, dirinya ingin mengetahui lebih lanjut dalam tinjauan ini.rn“Tadi kan sempat ada pernyataan dari pihak imigrasi bahwa ternyata di tahun 2023 hari ini kenapa banyak sekali visa-visa ziarah yang umroh diloloskan untuk berangkat pada saat sudah dilaksanakan pemberangkatan haji. Ternyata, kebijakan itu berbeda dengan kebijakan yang sudah dilakukan tahun 2022. Karena pada saat 2022 ada kesepakatan antara Kementerian Agama dengan pihak imigrasi (yaitu bahwa) pada saat sudah diberangkatkan haji tidak bisa tidak diizinkan (jamaah lain) untuk yang (berangkat) umrah atau misalnya bisa ziarah untuk diberangkatkan umrah,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.rnTetapi, lanjutnya, di 2023, kebijakan ini malah bisa dibebaskan. Hal itu dengan alasan bahwa agar Pemerintah Arab Saudi saja yang akan melakukan pengawasan setiba di tanah suci. Jawaban tersebut, menurutnya,  menjadi titik terang evaluasi yang akan diperbaiki tahun depan.rn“Pantas kemarin pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi, banyak sekali jamaah haji Indonesia antara yang regular, dengan yang (haji) khusus. Kemudian ditambah dengan yang menggunakan visa ziarah, ternyata mereka bisa melaksanakan ibadah haji. Kan artinya ada semacam missed management yang dilakukan,” terangnya.rnIa mengaku Komisi VIII DPR RI akan terus melakukan perbaikan dalam pengawasan haji. Ia pun tidak menutup kemungkinan bahwa dalam penyelenggaran ibadah haji mendatang akan ada perubahan, yang dimulai dari undang-undang penyelenggaraan ibadah haji dan umroh. Sebab aturan yang ada saat ini menurutnya sangat ringan sanksinya.rn“Kemudian juga (sanksinya) tidak terlalu detail, terutama kepada para pelaku penyelenggara ibadah. Penyelenggara perjalanan ibadah hajinya jadi kayak semacam travel penyelenggaranya yang mungkin itu menjadi concern kami yang ada di DPR nanti,” tutup legislator dapil Jabar VIII ini.rnDiketahui, Komisi VIII DPR RI Kunjungan Kerja ke Soekarno Hatta pada Jumat, 1 September lalu untuk melihat dan mengevaluasi secara langsung pelayanan ibadah haji yang dilakukan oleh Bandara Internasional Soekarno Hatta, termasuk lintas kementerian dan lembaga. Komisi VIII DPR RI ingin mengevaluasi penyelenggaraan ibadah haji kemarin, termasuk pelayanan yang diberikan pemerintah dan beberapa instansi. Seperti, PT Angkasa Pura, PT Garuda Indonesia, Imigrasi Kemenkumham, BPKH, dan Dirjen PHU Kementerian Agama.rn
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...