Connect with us

Politik

Fauzan Khalid Nilai Reformasi di Bidang Pertanahan Belum Maksimal

Published

on

JAKARTA (21 April): Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fauzan Khalid, meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mereformasi tata kelola pertanahan di Indonesia.

Menurut Fauzan, tugas-tugas ATR/BPN adalah hulu dari banyak sektor. Sebut saja terkait pertanahan yang menjadi syarat melalukan banyak kegiatan, termasuk bisnis dan investasi.

“Tapi seringkali syarat ini kita abaikan. Kalau syarat ini kita abaikan, ketika kita mau membuat sesuatu, semuanya manjadi masalah dan sering kali menimbulkan konflik,” kata Fauzan dalam Rapat Kerja Komisi II DPR dengan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/4/2025).

Fauzan mengatakan reformasi di sektor pertanahan belum maksimal. Masyarakat masih sering menemui adanya tarif-tarif tidak resmi dalam kepengurusan tanah.

“Sering kita dengar, kalau masyarakat mau jual beli tanah, mau buat sertifikat, ada tarifnya. Memang yang meminta bukan oknum BPN, tapi petugas PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah). Mau selesai seminggu, mau selesai sebulan, atau tiga bulan? Begitu pertanyaannya,” ungkapnya.

Advertisement

Legislator dari Dapil NTB II (Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram) itu juga belum melihat performa yang baik dari Satgas Reforma Agraria yang ada di daerah-daerah. Belum ada kinerja atau terobosan yang baik dari satgas yang dikomandoi kepala daerah itu.

“Misalnya, redistribusi aset ke masyarakat, kalau dilibatkan gubernur akan luar biasa, Pak Menteri. Ada hambatan, misalnya dari bupati/wali kota untuk redistribusi aset, karena banyak hambatan dari kepala daerah tingkat dua, bisa enggak dibuat aturan sehingga bisa diambil alih oleh gubernur,” tandasnya.

Fauzan juga menyoroti penyelesaian masalah tanah yang belum memiliki peta bidang. Dia mencontohkan, di NTB ada 270-an ribu bidang tanah atau sekitar 14% yang belum memiliki peta bidang.

“Tentunya ini sumber konflik. Mungkin di Indonesia rata-rata 10 persen. Di masa Pak Menteri kami berharap bisa diturunkan di bawah lima persen, apalagi bisa sampai nol,” tegasnya.

Saat masa reses beberapa waktu lalu, Fauzan mengajak Kepala Kantor Wilayah BPN NTB mengumpulkan kepala kantor pertanahan setingkat kota/kabupaten. Rata-rata mereka mengaku tidak dapat menyelesaikan permalasahan di daerah, dan memerlukan bantuan pemerintah daerah (pemda).

Advertisement

“Saya berencana rakor khusus dengan Gubernur NTB dan kakanwil, saya udah minta undang bupati dan wali kota se-NTB supaya mereka semua bisa membantu BPN. Supaya semua permasalahan bisa cepat diselesaikan, termasuk hambatan-hambatan sperti yang saya sebutkan tadi,” tukasnya.

(Yudis/*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...