Connect with us

Politik

Bob Hasan Kunjungi Migrant Center Kota Ansan, Bahas Perlindungan PMI di Korea Selatan

Published

on

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, mengunjungi Migrant Center Kota Ansan dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Korea Selatan, Minggu (10/8/2025).

Ia didampingi Koordinator Tenaga Ahli Baleg, Hendro T. Subiyantoro, dan Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Korea, Deddy Suprapto. Kehadiran mereka disambut langsung Chief Director Ansan Migrant’s Counseling Support Center, Kwon Soongil, bersama staf lokal.

Migrant Center Kota Ansan merupakan unit di bawah pemerintah Kota Ansan yang khusus menangani pekerja migran di Korea. Di pusat layanan ini terdapat 14 loket negara, termasuk loket Indonesia yang melayani berbagai keluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menurut Emy, staf lokal yang bertugas di loket Indonesia, setiap hari rata-rata 10–20 PMI datang untuk mengadu. Keluhan yang dilaporkan meliputi permohonan pindah pekerjaan, klaim asuransi yang tertahan, sakit, hingga pemutusan hubungan kerja akibat perusahaan bangkrut.

“Kalau ada PMI yang mengalami kecelakaan kerja tetapi perusahaan tidak bertanggung jawab, kami teruskan pengaduan itu ke otoritas Korea agar menekan perusahaan melalui asuransi untuk memberikan ganti rugi,” ujar Emy.

Advertisement

Tantangan terbesar, lanjutnya, adalah menangani pekerja Indonesia tanpa dokumen resmi (nondokumen). Mereka umumnya tidak memiliki kontrak dan asuransi, sehingga sulit mencari solusi ketika terjadi masalah. Situasi semakin rumit jika pekerja ilegal meninggal dunia karena biaya pemulangan jenazah tidak ditanggung perusahaan.

“Selama ini KBRI berkoordinasi dengan berbagai pihak agar jenazah bisa dipulangkan ke Indonesia,” jelasnya.

Dalam dialog bersama Chief Director dan sejumlah PMI, Bob Hasan mengungkapkan bahwa Baleg DPR RI sedang menginisiasi revisi Undang-Undang Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI) untuk memasukkan pasal pengampunan bagi pekerja migran uprosedural.

“Tujuan pasal ini adalah menekan jumlah PMI ilegal yang, menurut data Bank Dunia, mencapai lebih dari lima juta orang. Program repatriasi di negara tujuan diharapkan dapat mengurangi jumlah pekerja ilegal sehingga negara bisa memberikan perlindungan maksimal,” ujar Bob Hasan.

Ia juga menekankan pentingnya aturan agar perlindungan asuransi PMI mencakup biaya pemulangan jenazah hingga ke tanah air.

Advertisement

Ketua Baleg DPR yang juga pengacara senior itu menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kota Ansan yang telah menerima dan melayani PMI dengan baik. Kota Ansan sendiri tercatat sebagai wilayah dengan jumlah PMI terbanyak di Korea Selatan, hingga dijuluki “kampung PMI”.

“Indonesia adalah sahabat terbaik kami. Banyak yang datang ke sini untuk mengadu, dan kami berusaha melayani sebaik mungkin agar mereka bisa bekerja dengan nyaman di Korea,” kata Kwon Soongil.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...