Politik
BAKN Soroti Potensi Kesalahan Pembukuan Pendapatan KUR BRI
Published
7 bulan agoon
Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Melchias Markus Mekeng mengatakan, pertemuan BAKN DPR RI dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk difokuskan pada pendalaman temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, khususnya terkait pembukuan pendapatan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Pertemuan hari ini dengan BRI adalah kegiatan dari BAKN, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara. Dan kita mendalami tentang temuan BPK. Salah satu temuan BPK yang mencolok adalah tentang (potensi) masalah pembukuan pendapatan dari KUR,” ujar Mekeng kepada Parlementaria usai Kunjungan Kerja BAKN DPR RI di Bandung, Rabu (28/1/2026).
Mekeng menilai temuan tersebut perlu didalami lebih lanjut, mengingat program KUR bukanlah hal baru bagi BRI. “Kami ingin mendalami, kenapa ini bisa terjadi? Karena KUR ini kan buat BRI bukan barang baru, ini barang lama. Tapi kenapa hanya baru tahun ini terjadi, nah itu yang dipertanyakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BPK menemukan adanya potensi kesalahan pembukuan pendapatan KUR yang terjadi dalam rentang waktu 2022 hingga 2024. Atas temuan tersebut, BPK meminta BRI melakukan pembalikan pencatatan atau reversal.
“Karena dari tahun 2022 sampai 2024 itu terjadi kesalahan pembukuan pendapatan dari KUR. Dan BPK meminta ke BRI untuk melakukan reversal daripada pembukuan tersebut,” katanya.
Selain persoalan pembukuan, Mekeng juga menyoroti perlunya perbaikan dalam sistem penyaluran KUR agar tidak terlalu kaku dan dapat memperluas penerima manfaat. “Kami juga minta agar penyaluran KUR itu lebih linier. Jadi jangan terlalu kaku, sehingga terjadi perluasan penerima manfaat dari KUR ini,” tegasnya.
Terkait respons BRI atas temuan BPK, Mekeng menyebutkan bahwa BRI telah menyampaikan sebagian besar permasalahan telah diselesaikan. Namun, masih terdapat tagihan pemerintah yang belum dibayarkan.
“Mereka menyampaikan bahwa temuan dari BPK sudah diselesaikan. Meskipun masih ada sedikit tagihan yang belum dibayar oleh pemerintah, dan kami minta itu tetap diperbaiki dan ditagih karena nilainya cukup besar,” katanya.
Ia menambahkan, pendapatan tersebut merupakan bagian dari pendapatan BRI sehingga perlu kepastian penyelesaian secara akuntabel. Dalam kesempatan itu, Mekeng juga mengemukakan pandangannya terkait wacana perluasan penerima manfaat KUR bagi aparatur sipil negara (ASN) dan anggota Polri.
“Menurut hemat saya memungkinkan. Karena ASN dan Polri punya income. Kalau mereka mau memperoleh pendapatan dengan berusaha, mestinya diberikan. Jadi jangan ada pembedaan ASN dan Polri tidak boleh KUR,” ujarnya.
Menurut Mekeng, perluasan tersebut berpotensi menambah jumlah debitur KUR dan mendorong peningkatan kegiatan usaha produktif. Adapun secara umum, Mekeng menilai sistem penyaluran KUR oleh BRI sudah berjalan cukup matang, meski masih membutuhkan sejumlah penyempurnaan teknis.
“Pada dasarnya mereka sudah mapan. Cuma ada perbaikan-perbaikan kecil yang harus dilakukan, terutama soal penetapan pendapatan yang cash basis atau accrual basis,” pungkasnya.
You may like
-
Menhan RI Terima Duta Besar Negara Qatar, Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama Pertahanan
-
Prioritaskan Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Wapres Minta Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga Rampung Tepat Waktu
-
Tinjau Huntara di Tapsel, Wapres Minta Maaf kepada Warga dan Pastikan Pembangunan Huntap Dimulai Bulan Ini
Menhan RI Terima Duta Besar Negara Qatar, Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama Pertahanan
Prioritaskan Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Wapres Minta Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga Rampung Tepat Waktu
Tinjau Huntara di Tapsel, Wapres Minta Maaf kepada Warga dan Pastikan Pembangunan Huntap Dimulai Bulan Ini
Dalam Perjalanan Menuju Sabo Dam, Wapres Temui Warga Terdampak Yang Menyampaikan Aspirasi di Pinggir Jalan
Wapres Dorong Penguatan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumut
Pastikan Layanan Pendidikan Pascabencana Berjalan Optimal dan Fasilitas Belajar Mengajar Terpenuhi, Wapres Kunjungi SMAN 1 Barus
Eva Monalisa Dorong Dana Khusus untuk Pemulihan Destinasi Wisata Terdampak Bencana
Terima PP IPNU, Wapres Dorong Peran Pemuda Dalam Menjaga Persatuan dan Menghadapi Perkembangan Teknologi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

