Connect with us

Politik

Utang Rp11 Triliun, Obon Kritik Keras Pengelolaan Merpati dan Nasib Eks Karyawan

Published

on

Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, menyoroti pengelolaan dana pensiun mantan karyawan PT Merpati Nusantara Airlines. Ia menilai terdapat prinsip krusial yang belum dijelaskan secara gamblang, yakni keterpisahan kekayaan antara perusahaan dan dana pensiun.

Menurutnya, prinsip tersebut merupakan dasar dalam pengelolaan dana pensiun sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku.

“Dana pensiun itu memiliki prinsip utama, salah satunya harus ada keterpisahan kekayaan antara perusahaan dengan dana pensiun,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama Dirjen PHI Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan RI dan perwakilan BUMN di Gedung Nusantara I DPR RI, Rabu (15/4/2026).

Politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa dana pensiun merupakan hak mutlak pekerja yang berasal dari tabungan selama masa kerja. Ia menilai persoalan ini belum tersentuh secara serius dalam skema penyelesaian yang ditawarkan pemerintah.

Selain itu, Obon juga mengkritisi ketimpangan antara aset perusahaan yang tersisa dengan total utang yang mencapai Rp11 triliun. Ia menilai, mengandalkan kurator semata tidak akan cukup untuk menyelesaikan persoalan sebesar itu.

Advertisement

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII itu juga menyoroti pola penanganan kasus kepailitan di sejumlah BUMN yang dinilai belum optimal, bahkan kerap memberikan contoh yang kurang baik jika dibandingkan dengan perusahaan swasta.

Lebih lanjut, Obon mengingatkan agar pemerintah tidak terus menerus melempar tanggung jawab ke kementerian lain atau lembaga tertentu setiap kali terjadi persoalan manajemen di tubuh BUMN. Menurutnya, yang dibutuhkan adalah kejelasan tanggung jawab dan langkah konkret penyelesaian.

Sebagai solusi, ia mengusulkan agar DPR dan pemerintah segera menyusun jadwal penyelesaian yang jelas terkait pemenuhan hak para pekerja. Ia juga meminta transparansi mengenai kondisi terkini dana pensiun PT Merpati sebelum menentukan langkah lanjutan.

Menutup pernyataannya, Obon menyampaikan keprihatinannya terhadap nasib para eks karyawan yang kini menghadapi kesulitan, termasuk dalam mengakses jaminan sosial dan layanan kesehatan akibat status hukum yang belum tuntas.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...