Connect with us

Nasional

Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK, LSAK: Publik Jangan Teralihkan dari Kasus DJBC

Published

on

Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai pelaporan terhadap juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pencemaran nama baik tidak memiliki dasar yang kuat dan cenderung mengaburkan substansi perkara korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Peneliti LSAK, A. Hariri, menjelaskan bahwa pelaporan tersebut bermula dari pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus korupsi di lingkungan DJBC.

Menurutnya, Faizal Assegaf dipanggil KPK sebagai saksi bukan dalam kapasitas sebagai ahli, melainkan sebagai pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah disidik.

“Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai pemilik PT Sinkos Multimedia Mandiri, bukan sebagai saksi ahli. Jadi konstruksinya jelas, ada dugaan keterkaitan dengan perkara,” ujar Hariri dalam keterangannya, Jumat (17/4).

Ia menegaskan, menjadi tidak logis ketika juru bicara KPK justru dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik, padahal penyampaian informasi kepada publik merupakan bagian dari tugas kelembagaan.

Advertisement

“Tidak masuk akal jika juru bicara KPK dilaporkan. Tugasnya memang menyampaikan informasi secara transparan terkait perkembangan perkara,” katanya.

Hariri menambahkan, seluruh insan KPK, baik pimpinan maupun juru bicara, terikat dengan kode etik yang ketat serta bekerja berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Dalam setiap penyampaian, baik terkait OTT, penetapan tersangka, maupun pemanggilan saksi, semuanya sudah melalui mekanisme dan aturan yang jelas,” ujarnya.

Ia menilai, pelaporan ke Kepolisian maupun Dewan Pengawas (Dewas) KPK justru berpotensi mengalihkan perhatian publik dari persoalan utama, yakni dugaan praktik korupsi yang terjadi di DJBC.

“Pelaporan ini terkesan mengaburkan pokok perkara yang sebenarnya, yaitu korupsi yang merugikan negara,” ucapnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Hariri menyebut kasus di DJBC tersebut berkaitan dengan dugaan pemufakatan jahat dalam jalur importasi barang yang melibatkan oknum internal dan pihak swasta, yakni PT Blueray.

Dalam praktiknya, kata dia, terdapat dugaan perintah dari oknum pejabat bea dan cukai kepada bawahannya untuk mempermudah proses masuknya barang tanpa pemeriksaan fisik.

“Akibatnya, barang-barang yang diduga palsu, imitasi, atau ilegal bisa masuk tanpa pengecekan. Ini jelas merugikan negara dan masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Hariri juga menyoroti keluhan masyarakat terhadap kinerja DJBC. Ia menilai, masyarakat yang taat aturan justru sering mengalami kesulitan dalam proses kepabeanan.

“Banyak keluhan, mulai dari dipersulit hingga barang rusak saat pemeriksaan. Tapi ketika perusahaan besar diduga melanggar, justru dibiarkan. Ini melukai rasa keadilan,” katanya.

Advertisement

LSAK mendorong KPK untuk mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain yang memperoleh keuntungan dari praktik serupa.

“Kami mendukung KPK untuk bertindak tegas terhadap semua pihak yang terlibat. Ini harus menjadi momentum pembenahan mendasar di DJBC,” pungkas Hariri.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...