Politik
Presiden Prabowo Dorong Bursa Mineral dan Komoditas Strategis untuk Perkuat Posisi Indonesia
Published
2 jam agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan komoditas strategis dunia melalui pembangunan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis di dalam negeri. Kebijakan ini ditujukan agar Indonesia tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga memiliki peran lebih besar dalam menentukan harga komoditas di pasar global.
“Hari ini saya mengumumkan tahap lanjutan kebijakan ekspor satu pintu kita. Kita telah membahas bersama OJK bahwa kita ingin segera mendirikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis,” ujar Presiden Prabowo saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/08/2026).
Presiden mengatakan Indonesia selama puluhan tahun menjadi produsen berbagai komoditas penting dunia, seperti kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, dan karet. Karena itu, Indonesia perlu memiliki instrumen perdagangan sendiri untuk memperkuat posisi tawar di pasar global.
Pemerintah menargetkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dapat mulai berjalan pada 1 Januari 2027. Keberadaan bursa tersebut diharapkan menjadi fondasi pembentukan Indonesia Reference Price atau harga referensi Indonesia bagi berbagai komoditas ekspor utama.
Selain itu, pemerintah akan melanjutkan reformasi pasar modal melalui demutualisasi untuk meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia sekaligus membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi dunia usaha.
“Demutualisasi akan membawa pasar modal Indonesia ke standar dunia dan menjadikan pasar modal Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia,” ucap Presiden.
Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan optimalisasi aset BUMN. Presiden menyebut 290 BUMN yang dinilai tidak produktif telah ditutup dan pemerintah menargetkan jumlah BUMN dapat lebih ramping, dengan maksimal 300 BUMN yang produktif pada akhir 2026.
Aset BUMN yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti tanah, gedung, jaringan, dan kawasan, akan dibuka untuk dikelola pihak swasta melalui proses yang terbuka, kompetitif, dan akuntabel, dengan tetap menjaga kepemilikan strategis negara.
Melalui berbagai langkah tersebut, Presiden menegaskan pemerintah ingin mengubah posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global, dari sekadar produsen menjadi negara yang turut menentukan nilai dan harga komoditas dunia.
“Kita bukan hanya ingin menjadi penghasil komoditas dunia, kita harus ikut menentukan harga komoditas dunia. Kita ingin jadi Indonesia tempat komoditas diperdagangkan,” pungkas Presiden.
You may like
Dasco mengimbau Warga Tetap Waspada, DPR Siap Kawal Penanganan Gempa NTT
Fernando Soares Gerak Cepat Turun ke Maumere, Pastikan Warga Terdampak Gempa Mendapat Perhatian
Presiden Prabowo Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Tim Gabungan dan Bantuan Dikirim Sejak Pagi
Prabowo Prabowo: Seluruh Kebijakan Pemerintah Harus Ubah Kekayaan Indonesia Jadi Kekuatan Rakyat
Presiden Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta Istimewa Indonesia
Presiden Prabowo Dorong Tiga Agenda Strategis untuk Perkuat Fondasi Ekonomi dan Transformasi Indonesia
Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi, Targetkan 100 GW PLTS
Presiden Prabowo Dorong Bursa Mineral dan Komoditas Strategis untuk Perkuat Posisi Indonesia
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

