Connect with us

Nasional

Pascalebaran, Anies Prediksi 71 Ribu Pendatang Baru ke DKI

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memastikan tidak akan ada operasi yustisi pada tahun ini. Dia membolehkan siapapun datang ke ibu kota. Sebab, baginya tidak boleh ada pelarangan terhadap satu orang pun untuk melakukan urbanisasi atau mencari penghidupan baru di kota lain termasuk Jakarta.

Namun, Anies meminta kepada pendatang baru agar tetap melapor kepada RT/RW atau kantor kelurahan setempat. Supaya keberadaan mereka diketahui, sehingga kegiatan di tempat barunya bisa berjalan baik.

Pekan Ke-4 Liga 1 Ditunda, Ini Jadwalnya

“Warga silahkan lapor bila datang ke DKI seperti juga warga-warga yang lain. Jadi bedanya kita tidak melakukan operasi penangkapan-penangkapan karena memang tidak perlu ada yang ditangkap,” ujar Anies di puskesmas Kalideres, Jakarta Barat, Senin (3/6).

Anies menegaskan, adanya pendatang baru ke Jakarta tidak akan menjadi masalah baru di ibu kota. Adanya urbanisasi menandakan perokonomian di Jakarta berjalan baik, sehingga diharapkan pendatang baru nantinya juga bisa memberikan kontribusi dalam menggerakan roda perekonomian. “Oh enggak (menimbulkan masalah baru), sejak tahun lalu kita sudah tidak ada operasi yustisi juga,” imbuhnya.

Buka Puasa Paling Sedap Santap Nasi Timbel dan Ayam Bakar Kaliurang

Dari data yang diterima pemprov DKI, pada 2018 lalu memang terjadi peningkatan jumlah pendatang baru ke Jakarta sekitar 69 ribu. Hal itu diketahi dari jumlah pemudik sebanyak 5.865.000 orang, namun saat arus balik menjadi 5.934.000.

Advertisement

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memandang pergeseran tempat tinggal seseorang di Indonesia merupakan hal wajar. Selama masih dalam lingkup wilayah hukum Indonesia maka setiap warga negara boleh tinggal dimanapun. “Kan di Indonesia kalau bergerak tidak perlu paspor, mereka WNI bisa kemana saja, jadi rasanya aneh kalau di terminal mereka diperiksain karena bukan penduduk di sini,” tegas Anies.

Untuk tahun ini, pemprov DKI memprediksi akan ada peningkatan jumlah pendatang baru. Angkanya berkisar 71 ribu orang. “Dibanding tahun lalu 69 ribu orang,” pungkas Anies.

Demi Berlebaran, 500 Traktor Masuk Pegadaian

Sebelumnya, Anies Baswedan memastikan ibu kota terbuka untuk semua orang. Sehingga tidak ada larangan bagi siapapun yang akan datang ke Jakarta terutama setelah musim Hari Raya Idul Fitri berlalu. Oleh karena itu dipastikan tidak akan ada operasi Yustisi tahun ini.

“Perlu saya sampaikan di sini, sejak tahun lalu kita tidak lagi menyelenggarakan operasi-operasi pemeriksaan, atau biasa disebut operasi yustisi untuk memeriksa yang dari kampung datang ke Jakarta,” ujar Anies di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).

Anies hanya meminta siapapun yang akan ke Jakarta agar tidak datang dengan tangan kosong. Setidaknya orang tersebut memiliki identitas kependudukan yang jelas. Selain itu, disarankan untuk terdaftar sebagai peserta BPJS sehingga apabila butuh jasa medis bisa lebih mudah.

Advertisement

Kain Penutup Ibu Ani Sudah Dipersiapkan Berbulan-bulan

Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap yang datang ke ibu kota memiliki keahlian. Sehingga dia bisa mencari pekerjaan untuk menopang kehidupannya.

“Ketiga, bawa keterampilan, bawa pengalaman, bawa kemampuan sehingga di Jakarta ikut menggerakkan perekonomian di Ibu kota,” kata Anies.

Anies dalam pertimbangannya menghilangkan operasi Yustisi karena kerap ditemukan ketidakadilan. Biasanya yang terjaring operasi ini hanya orang-orang kelas bawah. Padahal kedatangan warga daerah ke Jakarta juga terjadi untuk orang-orang kalangan menengah dan atas. (jp)

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...