Politik
Bambang Haryo: Pengangkutan Kendaraan Listrik di Laut Harus Punya Mitigasi Risiko yang Jelas
Published
35 menit agoon
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyoroti aspek keselamatan dalam pengangkutan kendaraan listrik melalui transportasi laut. Menurutnya, pelaku usaha pelayaran masih menghadapi kekhawatiran terkait mitigasi risiko kebakaran yang dapat timbul selama kendaraan listrik diangkut menggunakan kapal.
Hal tersebut disampaikan BHS dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) Komisi VII DPR RI bersama Periklindo, Aismoli, dan AEML di Ruang Rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026).
BHS yang memiliki pengalaman sebagai penasihat sejumlah asosiasi sekaligus pelaku di sektor transportasi laut mengatakan, diperlukan kejelasan mengenai langkah pencegahan dan standar keselamatan agar kendaraan listrik dapat diangkut melalui kapal dengan aman.
“Karena kami juga sebagai penasihat beberapa asosiasi di transportasi laut dan saya juga sebagai pelaku daripada transportasi laut, sampai sekarang ini kita masih belum bisa mengetahui secara pasti bagaimana pencegahannya supaya kendaraan-kendaraan listrik ini bisa menggunakan transportasi laut? Itu yang diinginkan juga oleh pengusaha-pengusaha transportasi laut sebenarnya,” ujar BHS.
Ia mencontohkan kebijakan di Filipina yang sempat melarang kendaraan listrik diangkut menggunakan kapal feri menyusul sejumlah insiden kebakaran. Menurut BHS, pengalaman tersebut perlu menjadi perhatian dalam menyusun mitigasi risiko di Indonesia.
Karena itu, Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut meminta adanya penjelasan komprehensif mengenai standar keselamatan, baik pada infrastruktur pelabuhan maupun moda transportasi laut, seiring dengan pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik.
Di sisi lain, BHS mendukung upaya memperluas penggunaan sepeda motor listrik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, khususnya di perkotaan. Ia mencontohkan penerapan penggunaan sepeda motor listrik di Hanoi, Vietnam. Namun, menurutnya, peralihan tersebut perlu didukung insentif dan sosialisasi yang memadai agar masyarakat dapat beralih secara sukarela.
BHS juga menekankan pentingnya percepatan penyusunan Standar Nasional Indonesia (SNI), khususnya terkait fasilitas dan tarif pengisian daya kendaraan listrik. Menurutnya, pengisian daya telah menjadi bagian penting dari kebutuhan pengguna kendaraan listrik sehingga aspek tarif perlu diatur secara jelas dan adil.
“Pemerintah harus sudah bisa meregulasi tarif untuk charging agar harganya tidak sembarangan dan sesuai perhitungan yang benar, sehingga masyarakat tidak menemui kesulitan dalam mengeluarkan biaya operasional,” pungkas BHS.
Andre Rosiade Kirim Alat Berat Tangani Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wamenhan Terima Kunjungan Dubes Prancis untuk Indonesia
Bambang Haryo: Pengangkutan Kendaraan Listrik di Laut Harus Punya Mitigasi Risiko yang Jelas
Martin Tumbelaka Tegaskan Ketentuan KUHAP 2025 Tak Bertentangan dengan UUD 1945
Bimantoro Wiyono Ungkap Keresahan Publik soal Pengelolaan Barang Rampasan Negara
Wamenhan Buka Forum Diskusi Peningkatan Interoperabilitas Alutsista TNI
Dari Harga hingga Impor, Andre Rosiade Soroti Persoalan Tata Niaga Gula Nasional
Martin Tumbelaka Tampung Aspirasi soal Batas Usia Kewarganegaraan Anak
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

