Connect with us

Nasional

Dua Mantan Kepala Negara Bertemu, Demokrat: Ada Setitik Sinar Bagus untuk Bangsa

Published

on

Kabarpolitik.com,JAKARTA–Dalam acara pemakaman Ibu Negara ke-6 Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan, Kalibata ada momen spesial yang menjadi perbincangan rakyat Indonesia. Adapu momen indah tersebut yakni saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersalaman dengan Megawati Soekarnoputri. Mereka tampak saling menebarkan senyuman saat pemakaman itu.

Menanggapi hal itu, politikus Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan, memang sebenarnya SBY dan Megawati punya hubungan yang baik. Tidak ada sekat dan penghalang. Selama ini komunikasi langsung atau tidak langsung juga dilakukan baik.

‎”Jadi menurut saya sudah kehendak sejarah pertemuan kembali untuk merajut kembali hubungan baru dalam politik,” ujar Andi Arief di Cikeas, Jawa Barat, Senin (3/6).

Dengan adanya pertemuan dua mantan kepala negara itu, membuktikan walaupun Megawati Soekarnoputri orangnya keras dan memiliki prinsip. Namun hubungan baik kedua tokoh tersebut tetap terjaga.

“Jadi ada setitik sinar di Kalibata yang bagus buat bangsa, buat semua. Kita harap para elit politik ini mempertontonkan hal baik buat generasi pengganti,” katanya.

Advertisement

Terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon berterimakasih atas kedatangan Megawati Soekarnoputri. Karena kedatangan beliau ini selain menyejukkan juga tentunya yang paling utama ikut menguatkan SBY dan keluarga yang sedang berduka.

Menurut Jansen, kedatangan Megawati ini juga menepis banyak pandangan publik di luar sana yang selama ini menyoroti renggangnya hubungan dua tokoh bangsa tersebut.

“Kedatangan bu Mega ini semoga menjadi pembuka lembaran baru untuk normalisasi hubungan yang lebih akrab dan hangat ke depannya antara pak SBY dan Bu Mega,” katanya.

Foto-foto yang menyebar dan menjadi viral itu menangkap wajah Megawati yang tersenyum ketika berbincang dan berjabat tangan dengan SBY. “Semoga inilah jawaban terhadap harapan almarhum suami Megawati, Taufiq Kiemas yang ketika hidup terus berusaha membantu agar hubungan SBY dan Megawati kembali membaik,” katanya.

Jansen berujar, sebagai rakyat Indonesia tentu berharap hubungan baik antar pemimpin seperti ini terus terjalin ke depannya. Karena dengan sejuknya hubungan antar mantan kepala negara seperti ini juga pasti akan ikut mengalir ke bawah.

Advertisement

“Dan masyarakat di bawah pasti bersukacita melihatnya. Dan Indonesia kita menjadi sejuk,” tuturnya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga menyambut baik pertemuan dua tokoh bangsa itu. Tapi sebenarnya hubungan antara SBY dan Megawati baik-baik saja. Tidak seperti yang selama ini diisukan.

“Sesungguhnya selama ini juga tidak ada hal luar biasa, sebagaimana sering didramatisir oleh banyak pihak,” ujar Hendrawan.

Adanya pertemuan itu juga semakin memperkuat persaudaraan politik antara dua ketua umum partai tersebut. Momen yang ditangkap itu sangat indah. Sehingga bisa memperkuat rajutan kebangsaan dua tokoh bangsa itu.

‎”Bu Ani adalah figur yang memancarkan makna persaudaraan dan inklusivitas. Sampai di tempat peristirahatan terakhirnya,” pungkasnya.

Advertisement

Sekadar infor‎masi, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri menghadiri upacara pemakaman Ani Yudhoyono yang merupakan istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6). Megawati tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 14.23 WIB.

Megawati tiba ke lokasi dengan mengenakan gaun berwarna hitam dan sepatu berwarna hitam. Kedatangannya ke lokasi pemakaman bersamaan dengan Presiden RI ketiga BJ Habibie.

Selain Habibie, Megawati tiba berbarengan dengan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Presiden RI kesebelas Boediono, dan Wakil Presiden Indonesia keenam Try Sutrisno.

Setelah berada di lokasi, Megawati bersama Habibie mencari tempat di dekat pusara Ani Yudhoyono. Dia, kemudian menunggu hingga jenazah Ani Yudhoyono tiba di lokasi pemakaman.

Megawati kemudian duduk bersebelahan dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Kedatangan SBY kemudian disambut oleh Megawati, keduanya kemudian bersalaman dan SBY duduk bersebelahan dengan Iriana dan Megawati.

Advertisement

Diketahui, upacara pemakaman Ani Yudhoyono, langsung dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6).‎ (JPC)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...