Politik
Bahtra Tegaskan Bank Daerah Harus Jadi Motor Pembangunan, Bukan Sekadar Cari Untung
Published
9 bulan agoon
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk Bank Sulselbar, tidak boleh semata-mata berorientasi pada profit. Menurutnya, BUMD juga harus menjalankan mandat pelayanan publik serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahtra saat memimpin kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kantor Bank Sulselbar, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/12/2025).
Bahtra menjelaskan bahwa BUMD memiliki fungsi ganda, yakni sebagai entitas bisnis yang dituntut menghasilkan keuntungan sekaligus sebagai instrumen pembangunan daerah.
“Bank daerah memang harus berorientasi pada profit, tetapi disisi lain juga wajib memberikan pelayanan publik dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Jika hanya mengejar bisnis tanpa dampak nyata bagi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), itu menjadi persoalan,” ujarnya.
Dalam dialog bersama jajaran direksi, Bahtra menekankan bahwa bank daerah harus menjadi bagian dari solusi pembangunan, bukan sekadar lembaga komersial. Ia menyoroti pentingnya penyaluran kredit produktif, pembiayaan UMKM, serta dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan sebagai prioritas utama.
“Bank Sulselbar harus benar-benar hadir di tengah masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Dampaknya harus bisa dirasakan langsung,” tambahnya.
Bahtra juga mengapresiasi penjelasan direksi terkait peningkatan kinerja Bank Sulselbar yang dinilai cukup kompetitif dibandingkan bank pembangunan daerah (BPD) lainnya. Dengan pertumbuhan sekitar 8,4 persen, Bank Sulselbar dinilai memiliki posisi yang cukup kuat. Namun demikian, ia menekankan agar capaian tersebut tidak hanya tercermin dalam angka semata, melainkan juga dalam manfaat konkret bagi masyarakat.
“Pertumbuhannya sudah baik, tapi manfaatnya harus lebih besar lagi,” katanya.
Komisi II DPR RI mendorong Bank Sulselbar untuk terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan efisiensi operasional, diversifikasi layanan, serta perluasan jaringan. Bahtra menegaskan bahwa keberadaan BUMD harus mampu menekan biaya layanan publik sekaligus memperluas akses pembiayaan yang inklusif bagi masyarakat.
“Kami ingin bank daerah benar-benar menjadi motor pembangunan, bukan sekadar penonton,” pungkas Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.
You may like
Menhan Sjafrie Hadiri Penutupan Latsarmil Komcad ASN Gelombang II 2026
Gerindra Pati Kompak Bergerak, Bolone Danang dan Sobat Yeti Turun Bersihkan Sungai Bulumanis Lor
Martin Tumbelaka Dorong Pengawasan Internal APH Diperkuat, Pelanggaran Jangan Tunggu Viral
Jaga Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII DPR Cek Langsung Lapas Cibinong
Salah Sita Bisa Picu Kerugian, Martin Minta Perlindungan Warga Diperkuat
Bob Hasan: Satu Data Indonesia Harus Terintegrasi, tapi Jangan Buka Celah Data Jebol
Titiek Soeharto Dorong Sapi Lokal Jadi Kekuatan Utama Swasembada Susu
Temuan Ombudsman dan Imipas Berbeda, Sugiat Santoso Minta Lapas Cibinong Diusut
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

