Connect with us

Nasional

Baruga Sulsel Baru Tindaklanjuti 20 Persen Aduan

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR — Belum lama diluncurkan, Program Baruga Sulsel masih belum berjalan maksimal. Terhitung sejak diluncurkan 21 hari yang lalu, Baruga Sulsel masih baru 20 persen aduan yang ditindaklanjuti.

Program andalan  Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Sulsel itu merupakan aplikasi website yang melayani aduan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Aplikasi ini memberi ruang terhadap publik untuk berinteraksi dengan pemerintah provinsi lewat media sosial.
Hingga 7 November kemarin, laporan atau pengaduan yang masuk mencapai 249 item.

Koordinator Admin Baruga Pelayanan Masyarakat, Andi Paisal mengatakan laporan yang masuk itu berupa aduan, keluhan, aspirasi, apresiasi hingga saran bagi pemerintah. Hanya saja, aduan masih mendominasi laporan.

“Aduan yang masuk itu, 80 persen dari masalah kabupaten/kota dan 20 persen kewenangan Pemprov. Kalau aduan yang paling banyak masalah infrastruktur jalan,” katanya saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (7/11).

Advertisement

Selain masalah kondisi jalan, keluahan lain yang dialporkan warga adalah kemacetan yang terjadi di Makassar. Serta masalah pengurusan surat-surat di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sangat lama.

Tak hanya warga, dari kalangan PNS juga ada yang memasukkan laporan. Di Dinas Pendidikan Sulsel misalnya, ada beberapa guru dari daerah yang mengeluh pengurusan surat izin di Kantor Dinas Pendidikan butuh waktu 2-3 hari.

Dari ratusan laporan yang masuk, Pemprov Sulsel hanya bisa menyelesaikan 20 persen. Pasalnya laporan ini menjadi kewenangan OPD Pemprov Sulsel, sehingga langsung diteruskan ke instansi yang bersangkutan.

“Kalau untuk kabupaten/kota, Pak Gubernur sudah membuat grup WA (Whatsapp) bupati dan wali kota se Sulsel. Aduan yang masuk akan langsung disampaikan ke kepala daerah untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Kepala Bidang e-Goverment dan PDE Lukmanuddin menambahkan pihaknya masih menemukan kendala pengoperasian aplikasi Baruga Layanan Masyarakat. Salah satunya integrasi aplikasi ini dengan Layanan Aplikasi dan Pengaduan Online Rakyat Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (LAPOR!-SP4N).

Advertisement

“Aplikasi dari Kemneterian PAN-RB ini dikelola oleh Inspektorat, tentu kalau ini diserahkan ke kita akan lebih mudah prosesnya. Kita sudah minta agar sistem ini diberikan ke kami juga,” tambahnya. (rhm/bkm/fajar)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...