Connect with us

Politik

Bob Hasan Pimpin RDPU Revisi UU Hak Cipta, Soroti Tantangan Digitalisasi

Published

on

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan sejumlah pemangku kepentingan dalam rangka harmonisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Rapat yang dipimpin Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, berlangsung di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Rapat tersebut menghadirkan tiga pihak utama sebagai narasumber, yakni Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), VNT Networks, serta Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI).

Dalam kesempatan itu, Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber yang telah memenuhi undangan. Ia menegaskan, kehadiran ketiga entitas tersebut penting untuk memperkaya pembahasan revisi UU Hak Cipta agar lebih relevan dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan suatu kehormatan dan memberikan semangat serta nilai tambah bagi acara kita hari ini,” ujar Bob Hasan membuka rapat.

Lebih lanjut, Bob Hasan menjelaskan bahwa pembahasan RUU ini diarahkan untuk menyesuaikan regulasi dengan era digital dan transformasi teknologi. Menurutnya, ketentuan dalam UU Hak Cipta yang berlaku saat ini perlu diperbarui agar mampu menjawab perubahan sistem distribusi, konsumsi, dan perlindungan karya cipta di ruang digital.

Advertisement

“Eranya hari ini sudah era digitalisasi, sudah berubah menjadi transformasi teknologi. Maka jalan keluarnya adalah melakukan revisi. Kita juga mengetahui adanya tuntutan putusan Mahkamah Konstitusi untuk perluasan lingkup pusat perdagangan mencakup digital,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, LMKN diharapkan dapat menyampaikan data serta pandangan terkait tata kelola dan efektivitas pengawasan terhadap lembaga manajemen kolektif (LMK) di Indonesia. Bob Hasan menegaskan bahwa LMKN merupakan pihak yang paling memahami implementasi UU Hak Cipta dan tantangan operasional yang dihadapi selama ini.

Sementara itu, kehadiran VNT Networks dinilai relevan untuk memberikan masukan teknis mengenai pengaturan penggunaan teknologi digital dalam ekosistem hak cipta, khususnya terkait kewajiban dan tanggung jawab platform digital dalam mencegah pelanggaran hak cipta.

Adapun PAPPRI, sebagai organisasi yang menaungi artis, penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik, diharapkan memberikan perspektif menyeluruh terkait perlindungan hak pelaku industri musik, termasuk instrumentalis dan penyanyi.

“PAPPRI kita undang untuk memastikan bahwa revisi UU ini tidak hanya melindungi hak secara sektoral, tetapi juga memberikan perlindungan setara bagi seluruh pelaku industri musik, termasuk terkait durasi dan pewarisan hak cipta,” ucapnya.

Advertisement

Menutup pengantarnya, Ketua Baleg menekankan pentingnya menghimpun seluruh pandangan dari para narasumber untuk menyusun naskah akademik dan rumusan kebijakan yang komprehensif.

“Komponennya sudah sangat lengkap. Kemarin kita sudah bahas dengan asosiasi pencipta dan pelaku pertunjukan. Hari ini kita lengkapi lagi dengan LMKN, VNT Networks, dan PAPPRI,” pungkasnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...