Politik
Bob Hasan: Prolegnas 2027 Tak Boleh Sekadar Formalitas, Aspirasi Publik Harus Jadi Dasar
Published
57 menit agoon
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menegaskan penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027 tidak boleh berhenti pada formalitas administratif. Untuk memastikan agenda legislasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, Baleg DPR RI turun langsung ke sejumlah daerah, termasuk Provinsi Banten, untuk menjaring aspirasi pemerintah daerah dan kalangan akademisi.
“Kegiatan ini perlu dilakukan untuk mendorong partisipasi, menjaring aspirasi agar masyarakat berperan aktif dan memberikan masukan terhadap RUU yang penting dan mendesak untuk diprioritaskan dalam Prolegnas 2027. Dengan demikian, pembentukan RUU benar-benar melibatkan semua pihak dan melahirkan meaningful participation yang luas, terbuka, dan bermakna,” ujar Bob usai kunjungan kerja Baleg DPR RI di Kota Tangerang, Banten, Jumat (11/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Baleg secara khusus mendengarkan pandangan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi, diantaranya Universitas Pelita Harapan, Universitas Mathla’ul Anwar, dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Masukan tersebut diperlukan untuk membedah arah dan substansi draf RUU secara lebih kritis dari perspektif akademik.
Kebutuhan akan partisipasi publik yang bermakna dinilai semakin penting mengingat besarnya agenda legislasi nasional. DPR RI bersama Pemerintah telah menyepakati 202 judul RUU dalam Prolegnas Tahun 2025–2029, termasuk perubahannya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 RUU prioritas tahun 2025–2026 telah diselesaikan menjadi undang-undang. Selain itu, 20 RUU dari daftar Kumulatif Terbuka juga telah menjadi undang-undang, sehingga total terdapat 31 undang-undang yang telah diselesaikan.
Meski demikian, Bob menegaskan bahwa penyerapan aspirasi masyarakat tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pemenuhan persyaratan administratif.
“Bagi Badan Legislasi, kegiatan seperti ini tidak semata-mata dimaknai sebagai sosialisasi, tetapi juga sebagai ruang untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi serta memperoleh masukan dari berbagai elemen masyarakat,” tegasnya di hadapan jajaran Pemerintah Provinsi Banten dan perwakilan masyarakat.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu juga menilai keterlibatan perguruan tinggi merupakan salah satu fondasi penting dalam menghasilkan regulasi yang berkualitas. Kajian akademik, penelitian, dan perspektif keilmuan diperlukan untuk menguji substansi RUU secara objektif sebelum masuk ke tahap pembahasan lebih lanjut.
“Kami sangat mengharapkan masukan dari para akademisi dan civitas akademika yang hadir pada kesempatan hari ini, karena pandangan yang berbasis pada kajian ilmiah, penelitian, dan perspektif keilmuan akan menjadi salah satu fondasi penting dalam menghasilkan peraturan perundang-undangan yang berkualitas,” pungkas Bob.
You may like
Naik Jadi Desa Wisata Mandiri, Rahayu Saraswati Minta Insentif Jangan Dicabut
Bob Hasan: Prolegnas 2027 Tak Boleh Sekadar Formalitas, Aspirasi Publik Harus Jadi Dasar
Presiden Prabowo Bawa Spirit Bandung di KTT BRICS 2026, Serukan Persatuan Global South
Hadiri KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis Indonesia di Panggung Global
Kemhan RI Dukung Kebutuhan Logistik di Kapal JMSDF JS Kunisaki untuk Misi Kemanusiaan Karhutla di Kalimantan
Koordinasi Persiapan Operasi Penanganan Karhutla di Kalimantan antara Kemhan, TNI dan Delegasi Jepang
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028
TNI Amankan Kedatangan Kapal JMSDF JS Kunisaki di Pelabuhan Kijing
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

