Politik
Bob Hasan Tekankan Penguatan Karakteristik Wilayah dalam Harmonisasi 15 RUU di Kalimantan
Published
4 bulan agoon
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menegaskan bahwa proses harmonisasi 15 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang kabupaten/kota di Kalimantan difokuskan pada penguatan karakteristik, potensi, dan kondisi objektif masing-masing daerah. Kelima belas RUU tersebut mencakup wilayah di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan Bob Hasan saat memimpin Rapat Panitia Kerja (Panja) Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi 15 RUU Kabupaten/Kota di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Menurut Bob Hasan, setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda sehingga substansi RUU harus mampu mencerminkan kondisi riil di lapangan. Dalam proses harmonisasi, berbagai isu strategis daerah turut menjadi perhatian, termasuk sektor pertambangan yang memiliki dampak ekonomi sekaligus tantangan dalam pengelolaannya.
“Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, substansi RUU harus mampu menggambarkan kondisi dan potensi daerah secara objektif sesuai fakta yang ada,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembahasan RUU tidak hanya berfokus pada aspek administratif dan teknis, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan pembangunan daerah serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat setempat.
Bob Hasan juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan di wilayah masing-masing. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat agar program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, ia menegaskan bahwa proses harmonisasi harus dilakukan secara profesional dan objektif agar hasil legislasi benar-benar mencerminkan kebutuhan daerah serta memberikan kepastian hukum yang kuat.
Pejuang Politik Gerindra itu menambahkan bahwa setiap RUU harus memotret potensi dan kondisi daerah secara empiris tanpa mengurangi maupun menambahkan fakta yang ada di lapangan.
“Kalau memang ada potensi, maka harus dinyatakan sesuai kondisi yang ada,” tambahannya.
Bob Hasan berharap seluruh proses harmonisasi dapat segera dituntaskan sehingga 15 RUU kabupaten/kota tersebut dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai mekanisme perundang-undangan yang berlaku.
Lanjutkan Kunker ke Majalengka, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 338/Talaga Manggung: Dorong Penguatan Sishankamrata dan Ekonomi Daerah
Seminar Kesehatan XTR 2026 Perkuat Peran Pemuda dan Wanita dalam Membangun Ketahanan Masyarakat
DPC Gerindra Pessel Bergerak Bantu Korban Galodo di Kabupaten Solok
Abdul Wachid Tampung Aspirasi Pesantren DIY, Soroti Kesejahteraan Guru hingga Digitalisasi
Andi Iwan Aras Dorong Penguatan Anggaran Basarnas untuk Kejar Golden Time
Novita Wijayanti Kawal Percepatan SPAM Rawalo untuk Penuhi Kebutuhan Air Warga Banyumas
Azis Subekti: Lahan Pertanian Jangan Terus Dikorbankan untuk Pembangunan
Menhan Tinjau Yonif TP 339/Jaya Perkasa: Tegaskan Dua Fungsi Utama Satuan dan Penguatan Sishankamrata
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

