Connect with us

Nasional

Calon Ibu Kota Negara Diselimuti Asap, Kategori Tak Sehat

Published

on

Kabarpolitik.com, PALANGKA RAYA– Kota Palangka Raya yang digadang-gadang menjadi calon ibu kota negara, dilanda kabut asap. Dari hari ke hari kualitas udara di Kota Palangka Raya makin buruk. Indeks standar pencemaran udara (ISPU) menunjukkan kategori tidak sehat.

Menghadapi situasi ini, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mengambil langkah tepat. Jam masuk sekolah diundur. Biasanya dimulai pukul 06.30 WIB, kini diundur ke pukul 07.00 WIB.

“Kami sudah rapat dan mengambil langkah antisipasi dengan mengurangi jam pelajaran serta memundurkan jam masuk sekolah,” kata Kadisdik Palangka Raya, Sahdin Hasan.

Sahdin juga meminta agar pihak sekolah menonaktifkan sementara mata pelajaran olahraga yang aktivitasnya di luar ruangan. Para peserta didik pun diwajibkan mengenakan masker. “Jam olahraga kami tiadakan sementara, apalagi olahraga luar ruangan,” sebutnya.

Disinggung mengenai rencana meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, Sahdin mengatakan, saat ini pihaknya belum memiliki rencana itu, karena mempertimbangkan kurangnya jam pelajaran dan adanya kalender sekolah yang sudah ditetapkan di setiap sekolah.

Advertisement

“Rencana libur belum. Takutnya para pelajar mengalami kekurangan jam pelajaran, serta hak-hak mereka sebagai pelajar untuk menerima pelajaran selama satu semester ini tak terpenuhi,” jelasnya.

Seiring makin memburuknya udara di wilayah calon ibu kota negara ini, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran mengeluarkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak buruk kabut asap.

Dalam SE tersebut dijelaskan semakin meningkatnya ISPU parameter PM10>101 µg/m³ yang diakibatkan oleh maraknya kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah.

Surat edaran yang dikeluarkan itu didasarkan pada keputusan Menteri Lingkungan Hidup (LHK) Nomor KEP-45/MENLH/10/1997 tentang ISPU yang berada pada kategori tidak sehat, yang bersifat merugikan manusia dan kelompok hewan sensitif, serta bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan dan nilai estetika.

“Dalam kondisi ISPU yang cukup tinggi, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan masing-masing dan sedapat mungkin menghindari atau mengurangi aktivitas di luar rumah atau gedung,” kata Sugianto.

Advertisement

Terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan, ibu hamil, serta anak-anak sekolah. Jika terpaksa pergi ke luar ruangan, sebaiknya menggunakan masker. “Selain itu, sesering mungkinlah mengonsumsi air putih,” imbuhnya.

Tren Make Up Korsel yang Bikin Cantik Alami

Buah yang Ampuh Turunkan Kolesterol, Ini Daftarnya

Mahkamah Konstitusi Kabulkan Tiga Gugatan, Ini Partainya

Raffi Ahmad Ungkap Pernah Beri Berlian Dede Sunandar

Kompensasi Pelanggan, Karyawan Kinerja Buruk Jadi Korban

Advertisement

Selanjutnya, bagi yang telah mempunyai gangguan paru dan jantung sebelumnya, gubernur mengimbau yang bersangkutan agar meminta nasihat dokter untuk perlindungan tambahan sesuai kondisi yang dialami.

“Selalu terapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS), seperti makan bergizi, jangan merokok, istirahat yang cukup, dan upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah, sekolah, kantor, dan ruang tertutup lainnya,” bebernya.

Direktur Eksekutif Walhi Kalteng, Dimas N Hartono mengatakan, Dinas Kesehatan dan tempat pelayanan kesehatan mestinya lebih aktif menangani masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Khusus untuk pusat pelayanan kesehatan, sudah saatnya harus lebih aktif lagi, karena tidak semua titik atau lokasi kebakaran di Kalteng memiliki pusat kesehatan seperti puskesmas dan lain-lain. Terutama bagi warga yang terpapar asap, anak-anak yang membutuhkan oksigen, masker, dan obat-obatan gratis,” katanya kepada Kalteng Pos, Selasa (6/8). (jpnn)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Advertisement

The post Calon Ibu Kota Negara Diselimuti Asap, Kategori Tak Sehat appeared first on FAJAR.

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...