Politik
Danang Wicaksana Minta Kemen PKP Perhatikan Pemerataan Akses Bantuan Bedah Rumah
Published
3 jam agoon
Komisi V DPR RI mendorong Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) untuk menyederhanakan persyaratan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan program bedah rumah.
Dorongan tersebut disampaikan Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), Kamis (17/9/2026).
Menurut Danang, penyederhanaan persyaratan penting dilakukan agar program bantuan bedah rumah dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat yang memang membutuhkan.
Ia menilai, jangan sampai persyaratan administratif yang terlalu kompleks justru menjadi kendala bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh bantuan.
“Bantuan bedah rumah ini salah satu program strategis pemerintah yang sangat dibutuhkan masyarakat. Sehingga realisasinya dipastikan mempermudah akses masyarakat yang betul-betul layak menerima bantuan,” ujar Danang.
Ia mengatakan, program bedah rumah memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang layak huni, kata dia, bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga menyangkut aspek kesehatan, keselamatan, dan kualitas lingkungan tempat tinggal.
Karena itu, Danang meminta Kemen PKP melakukan evaluasi terhadap mekanisme dan persyaratan penerima bantuan agar lebih sederhana, transparan, serta tetap memiliki mekanisme verifikasi yang memadai.
“Yang penting jangan sampai masyarakat yang sebenarnya sangat membutuhkan justru gugur hanya karena persoalan administrasi yang sulit dipenuhi,” katanya.
Selain penyederhanaan persyaratan, Danang juga meminta realisasi program bedah rumah memperhatikan aspek pemerataan di seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya, distribusi bantuan perlu mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah, termasuk wilayah yang memiliki tingkat kemiskinan, kualitas rumah tidak layak huni, serta keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar.
“Pemerataan harus menjadi perhatian. Jangan sampai program hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, sementara masyarakat di daerah lain yang juga membutuhkan belum mendapatkan bantuan,” ucapnya.
Danang menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tingkat desa juga diperlukan untuk memastikan data calon penerima bantuan benar-benar akurat.
Dengan pendataan yang baik dan persyaratan yang lebih sederhana, ia berharap program bedah rumah dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Harapan kami program ini semakin efektif, tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah,” pungkas Danang.
Danang Wicaksana Apresiasi LRT Kelapa Gading-Manggarai, Dorong Integrasi Antarmoda
Anggaran BIG Rp2,46 Triliun Disepakati, Rokhmat Tekankan Akurasi Data Geospasial
Azis Subekti: APBN Harus Fleksibel, Sigap Respons Kebutuhan Masyarakat
Obon Tabroni Dorong KHL Jadi Dasar Utama Penetapan Upah Pekerja
Titiek Soeharto Tekankan Anggaran 2027 Harus Berdampak pada Pangan, Petani, dan Lingkungan
Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Azis: Pemda Tak Boleh Lagi Ada Alasan Efisiensi
Danang Wicaksana Minta Kemen PKP Perhatikan Pemerataan Akses Bantuan Bedah Rumah
Tak Ada Ampun untuk Pelanggar Karhutla, Presiden Prabowo Perintahkan Izin Dicabut dan Pidana Diusut
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

