Connect with us

Politik

Darori Wonodipuro Kritik Penyimpangan Program Perhutanan Sosial di Jawa

Published

on

rnAnggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro, menilai pelaksanaan program perhutanan sosial (PS) di Pulau Jawa telah menyimpang dari ketentuan yang berlaku dan berpotensi merugikan masyarakat serta Perum Perhutani sebagai badan usaha milik negara (BUMN) pengelola hutan. Menurutnya, penyimpangan terjadi karena pemerintah menetapkan lahan milik BUMN sebagai lokasi program PS, padahal aturan secara tegas melarang hal tersebut.rn“Dalam peraturan pemerintah sudah jelas disebutkan bahwa tanah-tanah yang dikuasai oleh BUMN tidak boleh dicabut untuk kepentingan lain. Nyatanya, Perhutani tidak punya hak untuk perhutanan sosial. Itu salah kaprah,” ujar Darori dalam Rapat Audiensi Komisi IV DPR RI dengan Forum Penyelamatan Hutan Jawa di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025).rnDarori menjelaskan, pelaksanaan PS di lapangan justru menimbulkan persoalan baru karena banyak lahan yang sebelumnya dikelola masyarakat dialihkan kepada kelompok baru atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) penerima program.rn“Saya setuju PS dilanjutkan, tapi caranya bukan seperti ini. Dulu yang menerima justru LSM dan malah diperjualbelikan. Saya punya bukti kwitansinya,” ungkapnya.rnPolitisi Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan, konsep PS yang ideal harus tetap melibatkan Perhutani sebagai pengelola utama agar fungsi hutan tetap terjaga.rn“Namanya perhutanan sosial, kalau mau menghasilkan ya harus menanam hutan. Nyatanya sekarang hutannya ditebang untuk modal,” tuturnya.rnDarori juga mengusulkan pola pembagian hasil yang lebih adil, yakni 70 persen untuk petani, 10 persen untuk kas desa, dan 20 persen untuk Perhutani.rn“Konsep ini saya kira cukup mewadahi, bukan seperti sekarang, rakyatnya malah diusir dan diganti orang baru,” katanya.rnLebih lanjut, ia menyoroti kondisi hutan di Pulau Jawa yang kian memprihatinkan. Tutupan hutan yang semula diatur minimal 30 persen dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 kini disebutnya tinggal di bawah 15 persen. Karena itu, ia mendorong DPR melalui Panitia Khusus (Pansus) Agraria untuk segera merumuskan rekomendasi perbaikan tata kelola hutan di Jawa.rn“Kemarin saya sempat kecewa karena Perhutani menyetujui agar PS dicabut dan diberikan kepada swasta. Itu tidak benar. Perhutani harus tetap membela rakyat,” tegasnya.rnDarori juga mengingatkan pentingnya pengaturan hubungan hulu dan hilir antara wilayah konservasi di Jawa Barat dan kawasan hilir di DKI Jakarta guna mencegah banjir.rnMenutup pernyataannya, Darori menegaskan bahwa prinsip utama pengelolaan hutan harus mensejahterakan masyarakat tanpa merusak alam.rn“Prinsipnya sederhana, bagaimana masyarakat makmur dan hutannya tetap lestari. Bukan seperti sekarang, hutannya rusak, rakyatnya miskin. Kita harus punya pemikiran bersama untuk masa depan,” pungkasnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...