Politik
Di Akad Massal KPR FLPP, Presiden Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Bantu Korban Bencana di Berbagai Daerah
Published
7 bulan agoon
Di tengah pelaksanaan berbagai agenda pembangunan nasional, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak melupakan saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah bencana alam di sejumlah daerah. Kepala Negara menyampaikan rasa syukur atas capaian pembangunan, sembari mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan dan membantu warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta daerah lain seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.
“Kita bersyukur atas segala karunia yang diberikan kepada kita, sambil terus mengingat saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah di beberapa daerah Republik Indonesia, di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara. Juga di daerah lain yang meskipun skalanya tidak sebesar di Sumatra, tetapi tetap mengalami kesulitan, seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, dan beberapa daerah lainnya,” ujar Presiden Prabowo saat menghadiri acara Akad Massal 50.030 Unit Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Serah Terima Kunci Tahun 2025 di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Provinsi Banten, Sabtu (20/12/2025).
Kepala Negara juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memanjatkan doa bagi masyarakat yang tengah dilanda musibah.
“Kita selalu berdoa agar mereka diberi perlindungan oleh Yang Maha Kuasa dan diringankan penderitaannya, sambil kita bekerja keras untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi,” imbuh Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus tetap berani menatap masa depan, meskipun berbagai tantangan dan ujian terus dihadapi. Menurutnya, seluruh persoalan, termasuk bencana alam, dapat dihadapi dengan semangat persatuan, gotong royong, dan kerja bersama.
Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan dedikasi TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat dalam penanganan bencana. Ia menyoroti kerja keras para petugas yang bekerja siang dan malam, bahkan menjangkau wilayah terpencil dengan risiko tinggi.
“Ada kontraktor yang mengatakan, Pak, jembatan ini kalau saya bangun bisa satu bulan. Tapi kita mampu bangun dalam tujuh hari. Mereka bekerja siang dan malam. PLN, Pertamina, desa-desa terpencil kita jangkau dengan helikopter. Para penerbang mempertaruhkan nyawa, karena daerah itu bukan daerah yang mudah, kabut cepat turun. Tapi kita bersyukur, meskipun menghadapi bencana, daerahnya indah dan sangat berharga,” ungkap Presiden Prabowo.
Menutup sambutannya, Presiden menegaskan bahwa kehadiran negara harus selalu dirasakan oleh rakyat, baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan melalui program pembangunan, termasuk perumahan rakyat, maupun dalam penanganan bencana yang cepat, terpadu, dan berkeadilan.
Melalui pesan empati dan keteguhan tersebut, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya diukur dari capaian fisik dan angka statistik, tetapi juga dari kemampuan negara untuk hadir, peduli, dan berdiri bersama rakyat pada saat-saat paling sulit.
You may like
KH Zulfa Mustofa Panjatkan Doa untuk Prabowo dalam Peresmian Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi
Andi Iwan Aras Desak Penyelesaian LRT City, Jangan Biarkan Kepercayaan Publik Runtuh
Bahtra: Revisi Remunerasi Kepala Daerah Wajib Disertai Tolok Ukur Kinerja
Bob Hasan Terima Aspirasi Mahasiswa Poltekesos, Dorong Legislasi yang Lebih Partisipatif
Presiden Prabowo Jajal KA Nusantara Explorer, Tegaskan Dukungan bagi Pariwisata dan Perkeretaapian Nasional
Dari Stasiun Tawang, Presiden Prabowo Gaungkan Visi Indonesia Indah, Modern, dan Berkelanjutan
Presiden Prabowo: Kereta Api Harus Jadi Instrumen Pemerataan Ekonomi dan Pelayanan Rakyat
Masyarakat Apresiasi Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kini Lebih Nyaman dan Bebas Banjir
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

