Connect with us

Nasional

Dicocok KPK, Kekayaan Dirkeu Angkasa Pura II Sebanyak Ini

Published

on

Kabarpolitik.com, FAJAR– Dirkeu Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam sebuah operasi tangkap tangan, Rabu, 31 Juli.

Penangkapan melalui tim satgas penindakan terhadap pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. Selain Andra, ada empat orang lainnya yang ikut diamankan.

Berdasarkan penelusuran di laman http://acch.kpk.go.id/, terakhir Andra melaporkan harta kekayaannya pada 31 Juli 2018.

Tercatat jumlah kekayan Andra dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai Rp28.664.804.499. Jumlah ini meningkat hampir Rp6 miliar dari harta yang ia laporkan pada 4 November tahun 2015, yakni Rp20.518.328.653, dan 171.090 dollar AS.

Kekayaan Andra berupa harta tidak bergerak serta harta bergerak. Untuk harta tidak bergerak, ia memiliki 4 Tanah dan Bangunan di Bogor, Jawa Barat dan Jakarta dengan total senilai Rp20.893.921.375.

Advertisement

Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2015, dimana ia hanya memiliki 3 Tanah Bangunan dengan total nilai Rp15.169.093.375.

Kemudian, untuk harta bergerak, Andra memiliki 4 kendaraan roda empat dengan total senilai Rp2.008.000.000. Dua di antaranya adalah mobil mewah yakni Mercedez Benz E 400 tahun 2014 dan Toyota Alphard tahun 2010.

Sebelumnya pada tahun 2015, Andra tercatat memiliki 6 kendaraan roda empat dengan total nilai Rp2.635.000.000.

Mantan Direktur Keuangan Badan Layanan Umum Transjakarta itu, juga memiliki harta bergerak lainnya yakni senilai Rp305.000.000.000.

Ia juga memiliki surat berharga senilai Rp376.072.500. Selain itu, Andra juga memiliki kas atau setara kas dengan total senilai Rp5.156.577.570. Terakhir, ia tercatat memiliki hutang Rp74.766.946.

Advertisement

Adapun, tangkap tangan dilakukan tim Satgas KPK usai dugaan terjadi transaksi suap antar BUMN, yakni PT. Angkasa Pura II dan PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (PT. INTI). Rencananya, KPK akan menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut pada sore ini.

Teh yang Baik Diminum bagi Penderita Diabetes

Kemendagri Tak Terbitkan Izin FPI, Ini Respos Senayan

PSI Ikhlas Dukung Jokowi Meski Tak Dijatah Kursi Menteri

“Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, maka KPK akan memaksimalkan waktu 24 jam ini sebelum menentukan status hukum perkara dan pihak-pihak yang diamankan tersebut. Sore (akan dilakukan konpers),” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam pesan singkatnya, Kamis (1/8).

Selain mengamankan lima orang yang terdiri dari Dirkeu PT Angkasa Pura II, serta pejabat dari PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI)‎, tim juga menyita barang bukti berupa uang. Uang yang disita dalam giat penindakan tersebut hampir Rp 1 miliar pecahan dolar Singapura

Advertisement

Uang tersebut diduga suap untuk Dirkeu PT Angkasa Pura II terkait ‎proyek yang sedang dikerjakan PT ‎INTI. KPK telah mengantongi bukti-bukti awal suap antara dua pihak BUMN, PT Angkasa Pura II dan PT INTI.

“Ditemukan bukti-bukti awal bahwa telah terjadi transaksi antara dua pihak dari BUMN. Diduga telah terjadi penyerahan uang untuk salah satu Direksi di PT. Angkasa Pura II terkait dengan proyek yang dikerjakan oleh PT. INTI,”‎ tukasnya. (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

The post Dicocok KPK, Kekayaan Dirkeu Angkasa Pura II Sebanyak Ini appeared first on FAJAR.

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...