Connect with us

Nasional

Front Pembela Islam Punya Misi Reformasi Moral

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA — Front Pembela Islam (FPI) yang sedang mengurus perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT), sebagai ormas keagamaan merasa terus-menerus disudutkan.

Tagar #BubarkanFPI di media sosial menjadi salah satu contoh aspirasi di masyarakat, yang mendesak pemerintah melarang ormas yang didirikan M Rizieq Shihab tersebut.

Menurut Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, serangan dengan rasa benci luar biasa terus menyerang ormas yang bermarkas di Petamburan, Jakarta Pusat itu.
“Pengusung kebencian yang memprovokasi pembubaran FPI tidak memahami latar belakang hadirnya kami sebagai ormas Islam yang inklusif,” kata Sugito ketika dihubungi, Minggu (4/8).

Menurut dia, FPI mengusung misi amar maruf nahi munkar untuk menyelesaikan berbagai problema kemanusiaan, dengan pendekatan keislaman melalui kerja kolektif seluruh umat Islam.

Karena itu Sugito menyebut pihak-pihak yang tak menyukai FPI tak tahu sejarah.

Advertisement

Mereka tidak menyadari bahwa FPI didirikan oleh habaib, ulama, mubalig, aktivis muslim, dan umat Islam serta dipelopori oleh Muhammad Rizieq Shihab pada 17 Agustus 1998, di Pondok Pesantren Al-Umm Ciputat dengan.

Trika Irianta Kembali Jabat Ketua POGI Makassas

KRL Batalkan 240 Perjalanan, PLN Minta Maaf

Tingkatkan Kecintaan Rakyat kepada Tentara Melalui TMMD

Wakapolres Maros Lepas 46 Peserta Pertikarada VI

Ambulans Laut Jamin Kesehatan Warga Pulau

Advertisement

“Misi utama pada waktu itu adalah mengumandangkan reformasi moral dengan memiliki kewajiban untuk berperan dalam memberikan kontribusi positif untuk kemajuan bangsa,” beber Sugito.

Praktisi hukum itu menambahkan, kehadiran Front Pembela Islam ternyata memperoleh sambutan masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang mendukung FPI menyadari kegigihan ormas tersebut dalam membawa misi sosial.

“Ada aksi penyelamatan bencana alam dan bencana sosial, seperti konflik rasial di seluruh penjuru negeri, FPI selalu menjadi unsur masyarakat sipil yang tampil terdepan dalam memberikan bantuan dan penyelamatan korban bencana,” kata Sugito.

Lebih lanjut Sugito menuturkan, aksi tersebut menuai simpati luas bahkan menarik atensi media massa asing. “Meski media massa mainstream nasional menutup mata dalam lima tahun terakhir,” tandas Sugito. (jpnn)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

Advertisement

The post Front Pembela Islam Punya Misi Reformasi Moral appeared first on FAJAR.

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...