Connect with us

Politik

Gobel Apresiasi Kolaborasi Maestro Lukis dengan Pelukis Difabel

Published

on

JAKARTA (4 November): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmat Gobel, mengapresiasi kolaborasi maestro lukis Indonesia dengan para pelukis difabel.

“Ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata dari para maestro terhadap pelukis difabel. Kita harus mendukungnya. Dan karya para difabel tak kalah berkualitas dengan karya para maestro,” ungkap Gobel saat mengunjungi pameran lukisan di selasar Ashta, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (2/12).

Pameran bertajuk Panasonic Gobel Art Charity, Art With Heart, itu didukung Panasonic Gobel Indonesia dan Panasonic Manufacturing Indonesia. Para maestro lukis berasal dari komunitas pelukis Yogyakarta. Mereka adalah Kartika Affandi (istri pelukis ternama Indonesia, almarhum Affandi), Nasirun, Putu Sutawijaya, Budi Ubrux, Ampun Sutrisno, I Wayan Cahya, Hari Budiono, dan Meuz Prast.

Sedangkan para pelukis difabel berjumlah 15 orang, di antaranya Audrey Angesti, Nadhifandra Naladira (Andra), Darren Chandra, Raysha Dinar Kemal Gani, dan Aziza Mischa Azalia. Pameran yang berlangsung hingga Minggu (3/12) itu dikurasi oleh Agus Noor.

Gobel mengaku gembira dengan antusiasme pengunjung dan kepedulian para maestro terhadap kaum difabel. Apalagi sebagian lukisan dengan media kanvas sudah ada yang laku. Peminat lelang pun sudah pada mendaftar.

“Ini bisa menjadi agenda tahunan yang baik,” katanya.

Daniel Suhardiman dari Panasonic mengatakan, ide pameran itu datang dari Ampun Sutrisno yang ditindaklanjuti oleh Panasonic dengan mengajak para pelukis difabel.

Advertisement

“Karena itu pameran ini dikaitkan dengan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember,” ujarnya.

Selain memamerkan lukisan para maestro di atas kanvas, jelasnya, keunikan pameran itu ialah melukis dengan media perabot rumah tangga produksi Panasonic, yaitu kulkas, dispenser, AC, dan rice cooker.

“Kapan lagi bisa mengoleksi lukisan etnik Nasirun dan bunga matahari Kartika dengan media kulkas, atau lukisan koi Wayan Cahya di atas AC. Ini benar-benar koleksi langka,” kata Intan Abdams Katoppo.

Mengingat kegiatan itu merupakan pameran kolaborasi, tambahnya, maka pada pelelangan lukisan pada 3 Desember dilakukan dengan sistem bundling.

“Lukisan maestro di-bundling dengan lukisan karya para difabel,” jelasnya.

Daniel mengatakan, sistem bundling merupakan bagian dari upaya mengangkat reputasi pelukis difabel.

“Orangtua mereka sudah beranjak menua, pada saatnya mereka harus mandiri dengan menjadi pelukis profesional,” katanya.

Hasil pelelangan lukisan, imbuh Daniel, akan disumbangkan untuk Yayasan Indriya, Perempuan Tangguh Indonesia, dan Tab Space yang merupakan lembaga yang menaungi para difabel Indonesia.

Advertisement

Karya lukisan para difabel memang layak dipuji. Andra, misalnya. Suatu saat orangtuanya mengajak jalan-jalan ke pusat perbelanjaan Sarinah. Dari atas ia mengamati jalanan di Jl MH Thamrin, yang saat itu sedang ada pengerjaan konstruksi MRT.

Seminggu kemudian ia melukisnya. Namun, dari view sebaliknya. Lukisan sketsa Darren juga begitu detil hingga titik terkecil dan gradasi warna yang indah. Begitu pula Audrey, awalnya tak bisa memegang kuas, hingga mahir melukis. Lukisannya luar biasa dengan warna blink-blink. Ada juga lukisan abstrak yang menggambarkan makhluk astral.

Gobel mengaku gembira melihat antusiasme pengunjung dan kepedulian para maestro lukis terhadap difabel.

“Ini bisa menjadi agenda tahunan yang baik,” katanya.

Sedangkan Arif Gobel mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari perwujudan nilai-nilai Panasonic Gobel yang selalu ingin memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Hal ini sesuai dengan filosofi pohon pisang yang diajarkan pendiri kami. Kita harus sungguh-sungguh menerapkan nilai-nilai inklusivitas. Selain itu juga sebagai bentuk dukungan atas hak kaum difabel dalam meningkatkan harkat dan kesejahteraan mereka. Kegiatan ini juga bagian dari apresiasi terhadap kreativitas dan upaya pelestarian seni budaya,” ucap Gobel.

(nasihin/*)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...