Connect with us

Nasional

Habib Nabiel Ajak Tingkatkan Ketaatan Sambut Bulan Haram, Ini Keutamaannya

Published

on

GARUT – Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI, Habib Nabiel Al Musawa ajak umat Muslim untuk perbanyak ketaatan, terutama karena sudah memasuki bulan haram (mulia) yaitu Dzulqadah.

“Pada empat bulan haram yaitu Dzulqadah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab adalah bulan yang dimuliakan dan telah diagungkan sebelum disyariatkan kepada Nabi Muhammad SAW. Karenanya Allah SWT mengingatkan tidak boleh saling menzalimi antara satu dengan yang lain pada bulan-bulan tersebut,” ujar Habib Nabiel, Ahad (5/6/2022).

Dalam Program MUI Menyapa Umat yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Jauhari, Garut, Jawa Barat, Habib Nabiel menjelaskan pengagungan terhadap bulan haram telah ada sebelum Islam datang. Salah satu buktinya adalah kebiasaan orang Yahudi puasa Asyura yang bertepatan pada 10 Muharram.

Dalam salah satu hadits sahih dikatakan ketika orang-orang Yahudi berpuasa lalu ditanya oleh Rasulullah SAW sebab apa mereka berpuasa> Mereka menjawab bahwa hari tersebut adalah hari saat Nabi Musa alaihissalam diangkat menjadi rasul, hari ketika diturunkannya Kitab Taurat, dan hari kala Nabi Musa diangkat selama 40 hari oleh Allah SWT dan dibersihkan-Nya.

“Ketika memasuki bulan haram, ada salah satu kebiasaan ulama terdahulu yaitu mengembalikan buku-buku yang dipinjam kepada pemiliknya apabila masih bertengger di perpustakaan mereka,” tuturnya.

Advertisement

“Hal tersebut dilakukan para Ulama atas dasar memuliakan bulan haram. Karenanya apabila seseorang memiliki hutang, maka harus segera dilunaskan manakala telah memasuki bulan haram,” sambung Habib Nabiel.

Menurut Habib Nabiel, teladan para ulama merupakan bagian dari menjauhi perbuatan menzalimi orang lain. Terlebih Allah SWT pula menegaskan di dalam Alquran mengenai larangan berperang ketika bulan haram. Oleh sebab itu, pada bulan-bulan mulia dianjurkan untuk menghidupkan amalan sunnah seperti berpuasa, sholat malam, dan berzikir.

“Menjauhi diri dari perbuatan zalim merupakan salah satu ciri kelompok Islam wasathi. Hal ini selaras dengan yang diajarkan MUI untuk memasyarakatkan Islam wasathi,” katanya.

Habib Nabiel juga mengingatkan untuk menjauhi segala perbuatan dosa, melunaskan utang apabila memilikinya, dan meminta maaf apabila menzalimi orang lain tatkala memasuki bulan-bulan haram. (Isyatami Aulia,ed: Nashih)

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...