Connect with us

Politik

Ida Fauziyah Ajak Gen Z Perkuat Nilai Kebangsaan dan Bijak Bermedia Sosial

Published

on

Anggota Komisi VI DPR RI, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan merangkul ratusan perwakilan pelajar dari seluruh wilayah DKI Jakarta.

Bertempat di Ruang Rapat Bamus, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkokoh jati diri bangsa di kalangan generasi muda.

Dalam arahannya, Ida Fauziyah menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi “filter” bagi generasi Z dalam menghadapi derasnya arus informasi. Ia secara khusus menyoroti pentingnya etika di ruang digital.

“Gen Z adalah pemegang kendali masa depan Indonesia. Saya mengajak adik-adik semua untuk bijak dalam mempergunakan media sosial. Jadikan teknologi sebagai sarana menyebarkan kebaikan dan persatuan, bukan tempat tumbuhnya hoaks atau ujaran kebencian yang dapat merusak tenun kebangsaan kita,” ujar Ida Fauziyah.

Kegiatan ini juga dikemas secara edukatif dan interaktif. Sebelum sesi diskusi dimulai, para pelajar diajak melakukan Tour Museum DPR RI. Di sana, mereka melihat langsung artefak sejarah, dokumen penting, dan visualisasi perjalanan panjang DPR RI dari masa ke masa. Hal ini dilakukan agar para siswa memahami bahwa demokrasi yang mereka nikmati hari ini adalah buah dari perjuangan panjang para pendiri bangsa.

Advertisement

Untuk menghidupkan suasana diskusi, acara ini menghadirkan narasumber inspiratif yang relevan dengan dunia anak muda. Seperti Jihar Gifari beserta Istri, Forendelba yang menjadi Diaspora Mahasiswa & Entrepreneur UK yang menyampaikan perspektif tentang bagaimana tetap membawa identitas Indonesia dan nilai-nilai kebangsaan meski meniti karier dan studi di kancah internasional

Selanjutnya, Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Lefy (terpilih usia 23 tahun) yang memberikan bukti nyata bahwa anak muda mampu mengambil peran strategis dalam kebijakan publik dan politik formal jika memiliki integritas dan semangat pengabdian.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Ida Fauziyah berharap para pelajar tidak hanya memahami teori kebangsaan, tetapi juga terinspirasi untuk menjadi agen perubahan.

“Melihat antusiasme adik-adik hari ini, saya optimis Indonesia Emas 2045 akan diisi oleh sosok-sosok yang tidak hanya cerdas secara digital, tapi juga memiliki karakter nasionalisme yang kuat,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...