Connect with us

Nasional

Ini Jasa Kakek Anies dan Syam Un Hingga Diberi Gelar Pahlawan

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugeragi gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh. Peringatan ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pahlawan yang dirayakan pada 10 November.

Salah satu yang diberi gelar pahlawan adalah Abdurahmman Baswedan tokoh dari Provinsi Yogyakarta yang merupakan warga keturunan Arab Saudi.

Sejarahwan Indonesia, Bonnie Triyana mengatakan, pemberian gelar pahlawan untuk kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu ‎membuktikan ‎bahwa Indonesia diperjuangkan oleh berbagai golongan dan etnis, termasuk Arab Saudi.

“Jadi, ini adalah gagasan bahwa Indonesia ini dibangun, bukan hanya dari satu golongan saja, tapi macam-macam golongan‎,” ujar Bonnie kepada JawaPos.com (Grup Fajar), Sabtu (10/11).

Menurut Bonnie, AR Baswedan telah memainkan peran terhadap masyarakat Arab Saudi di Indonesia. Sebab ‎kata Bonnie, orang Arab Saudi kala itu memiliki jika nasionalismenya masih belum besar terhadap Indonesia.

Advertisement

AR Baswedan juga selalu mengajak warga keturunan Arab Saudi ‎untuk mencintai bangsa Indonesia. Bahkan dia yang mempelopori adanya Sumpah Pemuda bagi keturunan Arab. Termasuk juga mendirikan Partai Arab Indonesia (PAI) yang membantu kemerdekaan Indonesia.

“Dia membangun organisasi yang kita kenal sebagai partai Arab, membangun solidaritas di kalangan warga Arab bersama-sama memperjuangakan Indonesia,” katanya.

Sementara untuk Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) KH Syam Un pahlawan dari Banten adalah pejuang kemerdekaan yang kalah itu menentang pemerintahan Hindia Belanda di Banten.

Syam Un pada 1948 ada agresi militer Belanda II, melakukan griliya bersama dengan pasukannya dari Gunung Karang Pandegelang sampai ke Kampung Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, untuk melawan Belanda.

“Selama perjuangan Syam Un memainkan peran penting di dalam mempertahankan kemerdekaan di Banten,” ungkapnya.

Advertisement

Dalam perang grilya itu Syam Un juga menegaskan setia terhadap bangsa Indonesia‎‎. Sehingga sampai titik darah penghabisannya dia terus berjuang untuk Indonesia supaya bisa lepas dari penjajahan.

“Kita tahu Banten waktu itu Belanda melakukan agresi, tapi Syam Un dengan tegas mengatakan kesetiannya kepada republik Indonesia. Jadi itu salah satu yang dicatat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada enam tokoh. Satu di antaranya adalah kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Abdurrahman Baswedan alias AR Baswedan dan tokoh Banten, Syam Un menjadi salah satu Pahlawan Nasional.

Keputusan penganugerahan gelar pahlawan nasional itu termaktub dalam Keputusan Presiden Nomor 123/TK/2018. Keputusan itu ditandatangani Jokowi pada 6 November 2018 dengan pedoman Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Selain kakek Anies dan Syam Un, empat osok yang lainnya adalah mantan Menteri Pekerjaan Umum Pangeran Mohammad Noor, pejuang dari Sulawesi Barat, Agung Hajjah Andi Depu merupanPendiri Perguruan Tinggi Islam Al Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon.

Advertisement

Tokoh lainnya yang dianugerahi Pahlawan Nasional ialah Jaksa Agung periode 1945-1946 Kasman Singodimedjo yang juga menjabat Menteri Muda Kehakiman pada Kabinet Amir Sjarifuddin II, serta Ahli Strategi Perang melawan Belanda di Bangka Belitung, Depati Amir. (gwn/JPC)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...