Connect with us

Nasional

Jemaah Kloter Pertama Mulai Terbang ke Madinah

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA — Maskapai penerbangan nasional pada hari ini, Minggu (7/7) mulai melakukan penerbangan perdananya untuk melayani jemaah musim Haji 2019. Arus pergi dan pulang jemaah haji rencananya akan dilakukan hingga pertengahan September 2019 mendatang.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara mengatakan, kloter pertama untuk keberangkatan haji dilaksanakan secara serentak di 5 dari total 9 embarkasi yang dilayani. Kelima embarkasi tersebut yaitu Jakarta, Solo, Padang, Makassar, dan Lombok.

Askhara mengatakan, Garuda Indonesia group telah melakukan berbagai persiapan untuk kelancaran penerbangan haji tahun ini. Emiten dengan tiker GIAA itu juga telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan kebandarudaraan untuk memastikan kelancaran operasional haji.

“Kami juga berupaya untuk memberikan layanan transportasi udara terbaik bagi seluruh Jemaah haji Indonesia,” kata Askhara dalam keterangannya, Minggu (7/7).

Pada musim haji ini, total jemaah haji yang berasal dari Indonesia yang akan berangkat mencapai 111.071 jemaah. Untuk mendukung operasionalnya, Garuda akan mengoperasikan 14 pesawat. Di antaranya pesawat jenis Boeing 777 (kapasitas 393 seat), Airbus 330 (kapasitas 360 seat) dan Boeing 744 (kapasitas 455 seat).

Advertisement

Penerbangan fase keberangkatan dimulai pada 7 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019. Gelombang 1 fase keberangkatan itu akan diberangkatkan menuju Madinah dari 7 Juli 2019 sampai dengan 19 Juli 2019. Sementara untuk gelombang 2, fase keberangkatanakan diberangkatkan menuju Jeddah pada 20 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019.

Untuk penerbangan fase kepulangan, akan dimulai dari 17 Agustus 2019 sampai dengan 16 September 2019. Gelombang 1 fase kepulangan akan diberangkatkan dari Jeddah dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 29 Agustus 2019. Sedangkan gelombang 2 fase kepulangan akan diberangkatkan dari Madinah tanggal 30 Agustus 2019 sampai dengan 16 September 2019.

“Kami akan terus memonitor pelaksanaan penerbangan Haji ini dengan mengedepankan aspek keselamatan, on time performance (OTP), dan service excellence,” kata Askhara.

Ashkara mengatakan bahwa sebagai upaya peningkatan layanan kepada para jamaah haji, Garuda Indonesia juga menghadirkan berbagai pilihan hiburan In-flight yang menarik. Maskapai plat merah tersebut akan memberikan entertainment bernuansa islami disetiap penerbangannya.

“Khusus mengenai barang bawaan, para jamaah haji diharapkan dapat mematuhi ketentuan yang disepakati antara Departemen Agama dan Garuda Indonesia,” tukasnya.

Advertisement

Sementara itu, Lion Air Group juga akan menerbangkan sekitar 67.457 jemaah dalam arus lebaran haji tahun ini dari sejumlah negara melalui kerja sama dengan charter dengan salah satu perusahaan internasional.

Ayah Sutopo Purwo, Suharno Berlinang Air Mata

Gegara Foto Panggang Ayam, Buron Interpol Ditangkap di Thailand

Laode M Syarief Masih Ingin Bertahan di KPK

Adapun Lion Air telah mempersiapkan 288 sumber daya manusia profesional, terdiri 65 pilot, 153 awak kabin, 57 teknisi serta 13 petugas pengatur kegiatan operasional darat (flight operation officer/ FOO atauAircraft Dispatcher). Lion Air juga menggunakan basis operasional (home base) di Madinah (MED) dan Jeddah (JED), untuk masa operasional berkisar 2,5 bulan.

“Pelayanan haji mulai dari 10 Juli 2019 hingga 5 September 2019,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keteranganya, Minggu (7/7).

Advertisement

Pada penerbangan haji tahun ini, Lion Air melayani kota asal pemberangkatan (emberkasi) dari beberapa negara di Asia, Timur Tengah, Afrika dan Eropa. Dengan kota tujuan penurunan (debarkasi) di Bandar Udara Internasional Raja Khalid, Riyadh (RUH); Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah (MED); serta Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah (JED). (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...