Connect with us

Politik

Jiddan Minta Kemenkeu Analisis Fenomena Penutupan Pabrik dan PHK Masal

Published

on

JAKARTA (13 November): Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Jiddan, meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menganalisis dengan cermat fenomena pabrik-pabrik yang tutup dan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi cukup banyak di Tanah Air.

PPH 21 (pajak penghasilan) yang cukup tinggi. Ini yang menurut kami perlu dianalisa kembali. Karena kita melihat fenomena saat ini pabrik yang tutup, banyak PHK di mana-mana terjadi. Nah, ini memang ada kenaikan tajam,” ujar Jiddan dalam Rapat Kerja Komisi XI dengan Menkeu, Sri Mulyani Indrawati, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).

Legislator NasDem itu mempertanyakan penyebab banyak pabrik yang menutup operasi dan masifnya PHK.

Apakah itu terjadi karena beban upah pegawai atau karena yang lain, mengingat UMR (upah minimum regional) atau UMP (upah minimum provinsi) tidak mengalami kenaikan signifikan selama ni,” ungkap Jiddan.

Dalam rapat tersebut Jiddan juga membawa aspirasi dari para pengusaha di dapilnya Jawa Timur X (Lamongan dan Gresik). Salah satunya Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) yang dikirim ke para pengusaha.

Mereka titip pesan, bolehlah SP2DK itu diluncurkan, tapi tolong jangan membabi buta. Ini yang mungkin jadi catatan. Teman-teman juga menyoroti kenaikan PPN (pajak pertambahan nilai) menjadi 12% seperti yang diatur di Undang-Undang HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Kami sebagai pendukung pemerintahan, artinya kami juga ikut memberikan penjelasan,” ujarnya.

Jiddan meminta Kemenkeu menugaskan kantor-kantor wilayah di setiap kabupaten/kota untuk melakukan langkah-langkah persuasif untuk menyosialisasikan aturan perpajakan tersebut. Jangan sampai terjadi gejolak di masyarakat jika nantinya kembali ada penyesuaian aturan perpajakan.

Kantor-kantor perwakilan seluruh Indonesia perlu mengundang Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), pengusaha setempat, untuk memberikan edukasi, apa manfaat kenaikan PPN menjadi 12% itu. Karena itu seharusnya banyak sekali manfaat yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(safa)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...