Connect with us

Politik

Kawendra Dorong KDMP Jadi Senjata Ekonomi Digital dan Keadilan di Desa

Published

on

Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, berharap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi instrumen keuangan rakyat yang sesungguhnya di tingkat desa sekaligus mencerminkan kualitas demokrasi ekonomi terbaik. Ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Bung Hatta yang memandang koperasi sebagai alat pembebasan rakyat dan demokratisasi ekonomi.

Didukung oleh Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, KDMP juga diharapkan menjadi wujud nyata dari Pasal 33 UUD 1945.

“Kita berantas tengkulak dan lintah darat lewat koperasi,” tegasnya dalam Rapat Kerja bersama Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025).

Kawendra mengingatkan Kementerian Koperasi untuk menjelaskan tahapan KDMP dengan bahasa sederhana dan lugas agar mudah dipahami masyarakat.

“Gunakan bahasa low context supaya mudah dicerna,” sarannya.

Advertisement

Ia juga menekankan pentingnya keadilan ekonomi merata hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Daerah 3T harus menjadi prioritas agar program pemerintah dirasakan secara merata, bukan hanya di kota besar,” ujarnya.

Selain itu, Kawendra menyoroti kualitas sumber daya manusia pengelola dan anggota KDMP. Ia mengapresiasi konsep “People Organization System (POS)” yang disampaikan Menteri Koperasi dan mengusulkan pembuatan dashboard dengan Key Performance Indicator (KPI) untuk transparansi progres program.

Politisi Fraksi Gerindra ini berharap KDMP tidak sekadar koperasi konvensional, melainkan bertransformasi menjadi “rule digital enterprise hub” sebagai basis kekuatan ekonomi digital desa. Ia menyarankan adanya fitur khusus agar produk desa bisa menjangkau pasar yang lebih luas, bukan hanya lokal.

“Mudah-mudahan KDMP bisa menjadi senjata terkuat rakyat desa untuk menghidupi keluarga secara optimal,” harap Kawendra.

Advertisement

Sebagai informasi, berdasarkan paparan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dari 83.944 desa/kelurahan di Indonesia, sudah tersosialisasi di 79.075 desa/kelurahan (94,19 persen), dan 45.553 desa/kelurahan telah membentuk KDKMP melalui musyawarah desa khusus.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...