Connect with us

Politik

Kenaikan PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah Wujud Keberpihakan pada Rakyat

Published

on

JAKARTA (2 Desember): Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Jiddan, menyambut baik keputusan Presiden Prabowo Subianto tentang kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% hanya berlaku untuk barang dan jasa mewah.

Penerapan kenaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12 % merupakan implementasi UU No.7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Kenaikan itu efektif diterapkan mulai 1 Januari 2025.

Sikap Presiden adalah sikap yang sangat solutif dari seorang kepala negara sekaligus kepala pemerintahan yang mengambil kebijakan berdasar konstitusi dengan tidak mengabaikan kepentingan rakyat, dengan memberikan solusi yang baik untuk masyarakat,” ujar Jiddan di Jakarta, Kamis (2/1/2025).

Keputusan Presiden Prabowo, menurut Jiddan, menjadi kado indah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Meskipun diputuskan di masa akhir sebelum implementasi UU HPP, keputusan itu menjadi momen yang ditunggu seluruh masyarakat Indonesia.

Pemerintah hadir menyelesaikan kebingungan yang terjadi di masyarakat dan pengusaha dengan memberikan solusi yang terbaik bagi rakyat, dan menjadi kado yang sangat istimewa di tahun baru ini,” tandasnya.

Legislator dari Dapil Jawa Timur X (Lamongan dan Gresik) itu berpendapat, kenaikan PPN menjadi 12% yang akan diterapkan untuk barang dan jasa mewah tidak akan berdampak pada masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah.

Segmentasi barang mewah hanya dikonsumsi orang kaya. Biasanya yang membeli barang mewah umumnya didasarkan pada keinginan untuk meningkatkan gengsi. Kalaupun ada imbasnya ke masyarakat bawah, saya rasa kecil sekali,” tegas Jiddan.

Menyinggung kekhawatiran terkait efek domino atas kenaikan PPN, Jiddan mengaku cukup optimistis tidak akan terlalu memberikan efek bagi ekonomi Indonesia. Pemerintah sudah mempunyai pengalaman mengatasi efek kenaikan PPN dari 10% ke 11 % pada April 2022 lalu.

Advertisement

Dulu pemerintah juga memberikan banyak stimulus, insentif dan macam-macam dan terbukti sampai saat ini ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas ekonomi dunia, yaitu 4,9%, ekonomi dunia hanya tumbuh sekitar 3%,” jelasnya.

Beberapa barang dan jasa kategori mewah yang dikenakan PPN 12% di antaranya, rumah mewah, apartemen, kondominium dan sejenisnya dengan harga Rp30 miliar lebih, kelompok kapal pesiar, dan yacht.

Sementara barang dan jasa yang tidak dikenakan PPN 12% di antaranya, angkutan orang, jasa paket dan perjalanan, jasa pendidikan dan kesehatan, jasa keuangan dan pensiun, serta bahan kebutuhan pokok.

Pak Presiden dan Bu Menteri hanya menaikkan pajak barang mewah. Jadi artinya, bahan pokok, kemudian sektor pendidikan, jasa tidak naik,” pungkas Jiddan.

(yudis/*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...