Connect with us

Nasional

Lemah Audit dan Investigasi, Fahri Hamzah: KPK hanya Kuat OTT

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA– Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai KPK harus introspeksi diri menyusul adanya putusan Mahkamah Agung yang membebaskan terdakwa kasus SKL BLBI, Syafruddin Arsyad Temenggung. Fahri menilai kapasitas KPK dalam melakukan audit dan investigasi lemah.

“Kalau belajar dari kasus Century yang saya ikuti dari Pansus sampai Timwas, saya menemukan bahwa kemampuan KPK melakukan investigasi dan audit secara mendalam memang lemah,” ujar Fahri di Jakarta, Senin (15/7).

Fahri menilai, kekuatan KPK hanya terletak pada operasi tangkap tangan atau OTT. Sementara kemampuan KPK dalam mengidentifikasi fraud dalam kasus yang sebenarnya terangan benderang sangat lemah.

“Kemampuan (KPK) dalam mengidentifikasi penipuan dalam kasus yang terang benderang, seperti kasus Century saja lemah. Apalagi dalam kasus BLBI yang dalam rapat kabinet sudah memutuskan kasusnya sudah selesai. Sebab itu, KPK harus introspeksi,” tandas dia.

Saksi Sebut Rp20 Juta untuk Kado Pernikahan Putri Pejabat Krakatau Steel

Neymar Terancam Batal ke Barcelona

Advertisement

Premium di Tarakan Dihapis, Picu Inflasi

Salah satu yang perlu diperbaiki KPK ke depannya, kata Fahri, memperkuat dan meningkatkan kemampuan di bidang audit. Menurut dia, metode audit lebih dekat dengan tradisi demokrasi, sementara metode pengintipan atau penggunaan alat penyadapan lebih dekat dengan tradisi otoritarianisme.

“Jadi, tradisi demokrasi lebih sinkron dengan metode audit karena tradisi otoritarianlah yang sebenarnya lebih dekat dengan metode pengintipan. KPK dari sadap ke audit. Itu yang relevan untuk membaca kerugian keuangan negata bukan sekedar amplop-anplop yang diterima oleh orang tetapi sebenarnya seberapa besar penyimpangan dalam penerimaan negara, akuntansi keuangan negara,” jelas dia.

Diketahui, Majelis Hakim Agung MA mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan oleh terdakwa mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung yang menjadi terdakwa perkara dugaan korupsi SKL BLBI. Dalam amar putusannya, Majelis Hakim Agung MA membatalkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menjatuhkan hukuman 15 tahun pidana penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan terhadap Syafruddin.

Sementara sejumlah pihak menilai putusan MA bisa menjadi peringatan bagi MK untuk berhati-hati dalam memutuskan perkara. Salah satunya adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menganggap putusan MA sebagai bahan peringatan.

Advertisement

Kemenkumham Dorong Tenun Sekomandi jadi IG Mamuju

Rekrutmen ASN 2019, Diaspora Dapat Perlakuan Istimewa

Kata Verry Soal Pertemuan Jokowi-Prabowo, Nyaris Batal Tapi Berakhir Happy Ending

Sementara Pengacara Otto Hasibuan menilai putusan MA memberikan kepastian hukum terutama kepada pengusaha yang sedang mengikuti program tax amnesty. Pasalnya, ke depan tidak ada lagi kasus yang sudah dijanjikan pemerintah tuntas namun dilakukan penyidikan.

Menurut Otto, dengan bebasnya Syafruddin dari jeratan hukum, maka seharusnya secara otomatis obligor Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim dan istrinya Ijtih Nursalim yang juga terseret dalam kasus ini, dapat bebas dari penyidikan KPK.

“Jadi dengan bebasnya Syafruddin berarti tidak ada lagi alasan bagi KPK terhadap Sjamsul Nursalim, karena Sjamsul disidik dengan sangkaan bersama-sama dengan Syafruddin. Kalau Syaruddin sudah dinyatakan bebas, otomatis tidak ada alasan lagi untuk mensangkakan Sjamsul,” terang Otto.

Advertisement

Menurut Otto yang juga pengacara Sjamsul Nursalim, penetapan tersangka yang dilakukan KPK terhadap kliennya tidak lagi berdasar. Karena penyidikannya didasarkan pada perbuatan bersama-sama dengan Syafruddin.

“Iya tindakan yang keliru tindakan yang salah. Dari dulu sudah saya sampaikan itu dan terbukti MA memberikan keadilan,” pungkas Otto. (jpnn)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...