Politik
Longki Djanggola Soroti Konflik Agraria di Sulteng, Desak Penertiban Perusahaan Tanpa HGU
Published
3 bulan agoon
Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola, menegaskan bahwa masih banyak konflik agraria di Provinsi Sulawesi Tengah yang perlu segera diselesaikan. Untuk itu, ia mendorong optimalisasi peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) bersama Satgas Penyelesaian Konflik Agraria (Satgas PKA) dalam menertibkan perusahaan yang belum memiliki Hak Guna Usaha (HGU).
“Kasus reforma agraria ini masih cukup banyak. Hal itu karena masih terjadi konflik dan persoalan HGU yang belum tuntas. Ini perlu diselesaikan melalui peran Satgas PKA,” ujar Longki usai kunjungan kerja reses Komisi II DPR RI di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan Satgas PKA sangat membantu dalam penanganan konflik agraria di Sulawesi Tengah, yang menjadi salah satu provinsi pertama membentuk satgas tersebut. Dengan adanya satgas, masyarakat diharapkan lebih mudah menyampaikan dan menyelesaikan persoalan agraria yang dihadapi.
Selain itu, politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut juga mendorong Kantor Wilayah ATR/BPN bersama Satgas PKA untuk menertibkan perusahaan-perusahaan yang belum memiliki HGU agar segera mengurus perizinan secara resmi.
“Kami mendorong Kanwil ATR/BPN bersama satgas untuk menertibkan perusahaan yang belum memiliki HGU agar segera mengurus izinnya. Perlu diberikan batas waktu maksimal dua tahun,” tegasnya.
Longki juga menekankan bahwa keberhasilan reforma agraria sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, penegakan hukum, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi perusahaan yang beroperasi tanpa dasar hukum yang jelas.
“Saya sudah sampaikan kepada Gubernur untuk menyurati seluruh perusahaan sawit yang belum memiliki HGU. Jumlahnya sekitar 40 perusahaan. Jika dalam batas waktu yang ditentukan tidak juga mengurus izin, maka izinnya harus dicabut,” pungkasnya.
Wakili Menhan RI, Irjen Kemhan Hadiri Farnborough International Airshow 2026 di Inggris Raya
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

