Connect with us

Nasional

MUI Sulteng Ajak Ormas Islam Bersatu Entaskan Buta Aksara

Published

on

PALU— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tengah mengajak seluruh organisasi masyarakat Islam, agar bersatu membantu pemerintah mengentaskan buta aksara khususnya baca dan tulis Alquran.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tengah(Sulteng), Prof H Sagaf S Pettalongi, merespons pernyataan Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol (Purn) Syafruddin, yang mengingatkan sebanyak 65 persen umat Islam di Tanah Air tidak bisa membaca Alquran.

“Apa yang disampaikan Dewan Masjid Indonesia mengenai banyaknya umat Islam yang tidak bisa membaca dan menulis Alquran, ini menjadi tantangan besar di negara yang mayoritas Muslim,” kata Prof Sagaf Pettalongi, sebagaimana dikutip MUIDigital dari Antara, Kamis (27/1/2022).

Prof Sagaf yang juga Rektor UIN Palu menilai, jika pernyataan Waketum DMI tersebut benar adanya, tentu menjadi keprihatinan bagi semua ormas Islam.

“Sejatinya Alquran sebagai kitab suci umat Islam haruslah bisa dipahami dan dimengerti serta diamalkan, karena merupakan pedoman hidup bagi umat Islam. Tetapi jika umat Islam sendiri masih banyak yang belum bisa membaca Alquran, maka seluruh komponen masyarakat Islam perlu saling bersinergi untuk menangani hal kondisi itu,” katanya.

Advertisement

“Kondisi ini harus dituntaskan dengan program-program produktif, yang dilaksanakan secara sistematis dan masif di semua masjid. Maka, masjid harus dioptimalkan fungsinya sebagai pusat pendidikan dan perubahan,” ujarnya.

Sinergi program antar-organisasi, menurut dia, menjadi kunci optimalisasi pembinaan terhadap masyarakat dan generasi muda di segala penjuru. Di satu sisi, menurut dia, rumah tangga atau orang tua, juga perlu mendorong anak-anaknya untuk menimbailmu-ilmu agama, minimal belajar membaca dan menulis Alquran.

“Proses pembentukan mental, intelektual, dan keterampilan, pertama dilalui oleh manusia adalah di tingkat rumah tangga. Orang tua lah menjadi motor penggeraknya,” sebutnya.

“Generasi muda menjadi sasaran dalam pengembangan kapasitas. Hal ini, sebagai bentuk upaya penyeimbangan perkembangan zaman, sehingga generasi muda meskipun terbawa dalam arus modernisasi, tetapi tetap memiliki kompetensi intelektual, keterampilan yang berciri Islam,” sebutnya.

Wilayah Kabupaten Sigi, Donggala dan Kota Palu, menjadi wilayah sasaran pengembangan kapasitas masyarakat, yang dilakukan secara berkelanjutan.
“MUI Sulteng tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan lembaga dan instansi apapun, dalam pengembangan kapasitas masyarakat, yang disesuaikan dengan fokus peran masing-masing,” kata Prof Sagaf.

Advertisement

Angka keaksaraan (buta aksara) Sulteng saat ini sudah mencapai 3,11 persen. Pemprov Sulteng lewat visi gerak cepat Sulteng lebih maju dan sejahtera, memprioritaskan pembangunan manusia lewat visi percepatan pembangunan sumber daya manusia. (Antara/ Nashih)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...