Politik
Mulyadi: Di Tengah Ancaman Krisis Energi, Bobibos Muncul sebagai Alternatif BBM
Published
5 bulan agoon
Konflik Iran–Israel–Amerika Serikat memicu kekhawatiran krisis energi global setelah akses Selat Hormuz dibatasi. Dampaknya, stok BBM menipis dan harga bahan bakar di berbagai negara melonjak tajam.
Untuk menghemat energi di tengah situasi tersebut, sejumlah negara termasuk Indonesia mulai mengkaji opsi work from home (WFH) serta pengembangan sumber energi alternatif.
Salah satu inovasi yang mencuat adalah Bahan Bakar Original Buatan Indonesia (Bobibos), karya anak muda yang digadang-gadang sebagai solusi alternatif menghadapi ancaman krisis energi.
Bobibos diklaim setara dengan BBM RON 98, namun dijual jauh lebih murah, sekitar Rp4.000 per liter, dibandingkan harga pasar RON 98 yang berada di kisaran Rp13.000.
Bahan bakar ini dikembangkan melalui riset selama satu dekade oleh M. Ikhlas Thamrin bersama timnya. Bobibos berbasis jerami, ramah lingkungan, dan diklaim mampu menekan emisi hingga mendekati nol.
Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Mulyadi, menilai penggunaan Bobibos sebagai bagian dari transisi bioenergi nasional dapat membantu masyarakat memperoleh bahan bakar yang terjangkau namun tetap berkualitas.
“Masyarakat terbantu, murah dan berkualitas, dengan biaya produksi kurang dari Rp5.000,” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, pengembangan Bobibos juga berpotensi meningkatkan pendapatan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan tanpa perlu alih fungsi hutan.
“Pendapatan petani meningkat. Tidak perlu alih fungsi hutan, dengan luas sawah Indonesia sekitar 11 juta hektare menurut BPS, satu hektare bisa menghasilkan sekitar 2.000 liter,” jelasnya.
Selain itu, kehadiran Bobibos dinilai dapat membantu penghematan anggaran negara melalui pengurangan impor BBM.
“Anggaran negara bisa lebih hemat karena impor berkurang, dan lingkungan lebih bersih karena sumbernya nabati dengan emisi yang hampir nol,” imbuhnya.
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028
TNI Amankan Kedatangan Kapal JMSDF JS Kunisaki di Pelabuhan Kijing
Kadet KKRI Kunjungi Sekolah Rakyat di Bogor, Disambut Hangat dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa
Andre Rosiade Beri Bantuan untuk Balita Penderita Tumor di Padang
Mariana Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tanah Laut
Presiden Prabowo Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia di New Delhi
Presiden Prabowo Tiba di New Delhi, Hadiri KTT BRICS ke-18
Warga Kesulitan Air, Gerindra Pemalang Turun Tangan Salurkan Bantuan ke 12 Titik
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

