Politik
Nelayan Tertekan, Melati Dorong Pembentukan Panja Benih Lobster
Published
3 bulan agoon
Anggota Komisi IV DPR RI, Melati, mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) terkait pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL) sebagai langkah konkret menindaklanjuti berbagai persoalan di sektor kelautan, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan.
Melati menegaskan bahwa pembentukan Panja merupakan bentuk respons serius Komisi IV DPR RI terhadap aspirasi nelayan dan pembudidaya yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam mengakses serta memanfaatkan sumber daya BBL.
“Peraturan yang tidak memihak masyarakat bertentangan dengan Pasal 33 UUD dan tidak sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kalau diperlukan Panja lobster, mari kita lakukan bersama sebagai bentuk komitmen menjalankan amanat UUD,” ujar Melati dalam audiensi Komisi IV DPR RI bersama kelompok pembudidaya benih lobster di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Politisi Partai Gerindra tersebut menyampaikan bahwa komunikasi dengan nelayan telah menjadi bagian dari kesehariannya, sehingga ia memahami langsung kondisi di lapangan. Berdasarkan kunjungan ke daerah pemilihannya di Bangka Belitung, ia menemukan nelayan kini menghadapi tantangan serius akibat menurunnya hasil tangkapan ikan.
Menurutnya, kondisi tersebut memaksa nelayan melaut lebih jauh, bahkan melampaui batas yang diatur dalam peraturan perundang-undangan demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Nelayan sekarang harus melaut lebih dari 12 mil karena ikan semakin sulit didapat. Padahal itu dilarang, tetapi mereka harus bertahan hidup. Jika benur tersedia di daerah pemilihan, saya yakin ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.
Senada, Anggota Komisi IV DPR RI, T. A. Khalid, juga mendorong pembentukan Panja lobster guna memperbaiki tata kelola sektor tersebut.
“Kita perlu Panja untuk mengatur tata kelola yang lebih baik. Dengan begitu, nelayan sejahtera, budidaya berkembang, dan negara juga mendapatkan pemasukan. Ini harapan kita bersama,” tegasnya.
Pembentukan Panja diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam memperbaiki regulasi serta tata kelola benih lobster, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi nelayan sekaligus meningkatkan kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian nasional.
Wakili Menhan RI, Irjen Kemhan Hadiri Farnborough International Airshow 2026 di Inggris Raya
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

