Connect with us

Politik

Obon Tabroni: Hormati Independensi Profesi dan Hindari Abuse of Power di Sektor Kesehatan

Published

on

Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI mengingatkan pemerintah untuk tidak melampaui batas kewenangannya dalam mengatur organisasi profesi kedokteran. Salah satu hal yang disoroti adalah potensi penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) yang dapat merusak tatanan profesi dan mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota BAM DPR RI, Obon Tabroni menegaskan pentingnya menjaga prinsip independensi profesi, khususnya di bidang kedokteran. Ia menilai tindakan seperti mutasi dokter spesialis tanpa alasan yang jelas, pengabaian program layanan yang sedang berjalan, dan campur tangan dalam kolegium profesi, mencerminkan adanya pola yang mengarah pada represi birokratis.

“Profesi itu memiliki sistem dan etika sendiri yang tidak bisa semata-mata diatur sepihak oleh pemerintah, agar tidak berpotensi menjadi bentuk abuse of power,” ujar Obon dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAM DPR RI dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Obon menambahkan, BAM DPR RI menyayangkan pendekatan top-down dalam penataan organisasi profesi pasca-reformasi UU, yang justru menimbulkan gesekan. Padahal, organisasi profesi seperti IDAI telah lama menjadi mitra strategis pemerintah.

“Kita harus bedakan antara kolaborasi dan kontrol. Pemerintah bersama IDAI seharusnya bermitra, bukan mendikte,” ujarnya.

Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IDAI, dr. Piprim B. Yanuarso, Sp.A(K), menyatakan bahwa meskipun organisasi mereka tetap mendukung program-program kesehatan pemerintah, mereka tidak bisa diam ketika keilmuan profesi diintervensi secara tidak etis.

“Kami bukan lawan pemerintah, tapi jika akar profesional kami dipangkas dan digantikan oleh struktur tanpa kompetensi, kami wajib bersuara,” ungkap Piprim.

Menutup pernyataan, Obon menyampaikan seruan agar pemerintah segera mengevaluasi pendekatannya terhadap organisasi profesi dan membuka ruang dialog yang jujur dan setara.

“Ini bukan sekadar soal administratif, ini menyangkut kredibilitas profesi, kepercayaan publik, dan nyawa pasien. Abuse of power dalam sektor kesehatan tidak boleh dibiarkan,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...