Connect with us

Nasional

Pabrik Kayu Lapis Terbakar, Pemadan Butuh 11 Jam

Published

on

Kabarpolitik.com, PENAJAM– Gudang pabrik pengelolaan kayu lapis, PT Balikpapan Forest Industry (BFI) di Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Kalimantan Timur (Kaltim), benar-benar membuat petugas pemadam kewalahan.

Mereka harus berjibaku menaklukkan si jago merah hingga pagi. Pabrik triplek itu terbakar pada Selasa (30/7) sekira pukul 19.00 Wita. Namun, api baru berhasil dipadamkan keesokan harinya sekira pukul 06.00 Wita.

Kasubbid Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila mengatakan, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dan milik PT BFI, serta dua mesin potable milik BPBD dan Tug Boat (TB) Pandu Aditya PHKT dikerahkan.
Dengan armada dan peralatan sebanyak itu, petugas membutuhkan waktu hingga 11 jam untuk memadamkan si jago merah.

Pasalnya, kantor produksi II sekaligus gudang resin atau tepung ini difungsikan sementara untuk plywood atau triplek yan mudah terbakar. Bahkan, bahan baku tepung untuk campuran lem dan bahan kimia lainnya terbakar.
Sehingga api semakin membesar dan tidak mudah ditaklukkan. Selain gedung atau gudang pabrik, triplek yang siap ekspor ludes dilalap api.

“Luas arena penampungan plywood dan tepung untuk campuran lem yang terbakar sekira 30×15 meter per segi,” kata Nurlaila, Kamis, (1/8).

Advertisement

Selama penanganan kebakaran hingga pagi, Nurlaila mengungkapkan, tidak ada petugas pemadam yang cedera dan menderita sesak napas akibat asap. “Kondisi petugas pemadam semuanya baik-baik saja,” ujarnya.

Malam kejadian, Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud juga turun langsung ke lapangan mengecek pabrik terbakar. Selain itu, personel Polres PPU dan Polsek Penajam juga diturunkan mengawal jalannya pemadalan.

Kapolsek Penajam Iptu Muhlis memantau langsung lokasi kebakaran. Namun, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait peristiwa tersebut. Sebab, kasus kebakaran pabrik PT BFI ditangani oleh Polres.

“Kasus kebakaran ditangani Satreskrim Polres. Saya turun ke lapangan untuk mensterilkan area kebakaran. Karena jangan sampai warga berkerumuh dan mengganggu akses mobil pemadam,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Iswanto mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi di lapangan, penyebeb kebakaran diduga korstleting atau arus pendek listrik di kantor produksi II dan api merambat ke gudang resin atau kimia yang mudah terbakar.

Advertisement

“Hasil pemeriksaan sementara dari saksi atau karyawan PT BFI, kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Tapi, untuk memastikan penyebab kebakaran harus melalui uji laboratorium forensik (Labfor),” jelas Iswanto.

Dilarang Berhubungan dengan Istri, Menantu Tikam Mertua di Bone

Bocah 6 Tahun Ini Hidup Tanpa Anus

Dicocok KPK, Kekayaan Dirkeu Angkasa Pura II Sebanyak Ini

Satreskrim Polres PPU akan mendatangkan tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya. Iswanto menyatakan, tim Labfor dari Surabaya dijadwalkan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (1/8) untuk mengungkap penyebab kebakaran yang sebenarnya.
“Besok (hari ini, Red.) tim Labfor Cabang Surabaya ke sini (PPU, Red.) melakukan penyelidikan dan mengambil sampel. setelah melalui uji laboratorium forensik, baru kita bisa pastikan penyebab kebakaran,” jelas dia.

Dalam peristiwa kebakaran pabrik pengelolaan kayu lapis atau triplek tersebut tidak menelan korban jiwa. Namun, menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Iswanto mengungkapkan, berdasarkan hasil perhitungan sementara dari pihak PT BFI, kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp7 miliar.

Advertisement

Selain gedung terbakar, bahan baku dan triplek siap ekspor habis terbakar. “Korban jiwa nihil. Menurut pihak perusahaan, kerugian materi yang dialami diperkirakan Rp 7 miliar,” tandas Iswanto. (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}

The post Pabrik Kayu Lapis Terbakar, Pemadan Butuh 11 Jam appeared first on FAJAR.

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...