Connect with us

Nasional

Parlemen Australia Barat Bolehkan Menyusui di Ruang Sidang

Published

on

Kabarpolitik.com – Anggota parlemen Australia Barat dalam waktu dekat akan diperbolehkan menyusui dan memberi makan anak mereka didalam ruang sidang parlemen di bawah proposal yang bertujuan membuat Parlemen Australia Barat lebih ramah-keluarga.

Komite Prosedur dan Hak Istimewa Australia Barat telah menyampaikan laporan yang menyerukan dilakukannya uji coba yang membolehkan anak bayi dibawa masuk ke ruang sidang parlemen.

Larangan menyusui di Parlemen telah lama menjadi sumber pertikaian baik di Australia Barat (WA) maupun di tempat lain, menyusul keputusan Parlemen Federal yang membatalkan aturan larangan membawa bayi ke ruang sidang untuk memberi makan mereka tahun lalu.

Beberapa politisi perempuan mengeluhkan dampak larangan menyusui. Mantan anggota parlemen dari Partai Buruh Laine McDonald menggunakan pidatonya pada tahun 2016 untuk menyerukan perubahan aturan yang ia gambarkan sebagai “kuno”.

Anggota komite Lisa Baker, yang mempresentasikan laporan ini ke Parlemen, mengatakan ada dukungan kuat dari anggota parlemen atas proposal tersebut.

Advertisement

Dari 45 anggota Majelis Rendah yang menanggapi pertanyaan dalam sebuah survei terkait masalah in, 31 diantaranya mendukung anggota parlemen lain untuk membawa anak bayi mereka ke ruangan untuk diberi makan.

“Yang paling penting adalah kita memiliki lingkungan dan tempat kerja yang adil dan setara bagi kita semua yang datang ke tempat ini,” kata Baker.

Anggota parlemen dari Partai Buruh, Amber-Jade Sanderson mengatakan ketidakmampuan untuk membawa putranya, yang lahir pada tahun 2015, ke ruang sidang berdampak signifikan.

“Bagian tersulit adalah kembali bekerja ketika bayi saya berumur beberapa minggu dan masih menyusui dan karena itu saya harus terus menerus menyusui,” katanya.

“Putra saya akhirnya berhenti menyusui dan itu menjadi titik kesedihan besar bagi saya.

Advertisement

“Memiliki pilihan bisa bersama bayi saya di ruang sidang ketika dia masih sangat kecil sehingga saya  dapat terus menyusuinya, itu akan menjadi bantuan yang sangat besar.”

Amber-Jade Sanderson mengatakan diizinkannya anggota parlemen perempuan menyusui di ruang sidang adalah salah satu dari berbagai reformasi yang diperlukan, termasuk menjadikan Gedung parlemen yang lebih ramah-keluarga dan menghilangkan hambatan dalam partai bagi perempuan untuk memasuki politik.

Rekannya sesama anggota parlemen lain dari Partai Buruh, Jessica Stojkovski mengatakan membiarkan bayi masuk ke ruang sidang akan membantu wanita muda memasuki dunia politik.

“Saya benar-benar harus menunda mencalonkan diri untuk Parlemen sampai anak saya cukup besar, karena saya tahu akan sangat sulit untuk memiliki anak kecil dan berada di Parlemen,” katanya.

“Parlemen memiliki peran yang sangat besar dalam menjadi pemimpin di ruang ini … ini adalah langkah yang baik ke arah yang benar.”

Advertisement

 

Parlemen harus ramah keluarga

 

Wakil Perdana Menteri Roger Cook mengatakan, aturan dasar tradisional di Parlemen menjadikan institusi itu memiliki beberapa aturan yang tidak memenuhi standar modern, dan karenanya dia  sangat mendukung desakan terkait aturan menyusui di Gedung parlemen.

“Waktunya telah tiba bagi parlemen untuk menjadi lebih ramah keluarga,” kata Roger Cook.

Advertisement

“Saya ingin melihat parlemen WA sebagai parlemen yang modern.”

Komite parlemen juga menyerukan serangkaian perubahan aturan lain yang dikatakannya akan membuat Parlemen Australia Barat (WA) lebih efektif, termasuk mengubah jam sidang untuk menghindari terlalu banyak sesi larut malam.

Ia juga mengusulkan mengurangi panjang maksimal dari banyak pidato bagi anggota parlemen di Parlemen. Dia juga menyarankan semua perubahan aturan yang diusulkan harus menjadi bagian dari uji coba yang akan berlangsung selama 12 bulan. (jpnn)

 

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...