Connect with us

Politik

Peletakan Batu Pertama Pelabuhan Anggrek Awal Kebangkitan Gorontalo

Published

on

KWANDANG (12 Februari): Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel, melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan dan perluasan Pelabuhan Internasional Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

“Hari ini akan menjadi awal kebangkitan Gorontalo menuju provinsi yang maju, sejahtera, adil, dan makmur,” ungkap Gobel di Kwandang, Gorontalo Utara, Sabtu (11/2).

Peletakan batu pertama itu dilakukan bersama-sama dengan Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol, Danrem Nani Wartabone Brigjen TNI Totok Sulistyono, dan Kepala Perwakilan Japan International Cooperation Agency (JICA) Takehiro Yashui. Hadir pula dari Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo, staf ahli Menhub, dan para pejabat lainnya.

Sebelumnya, pada 18 Juni 2021, konsorsium PT Anggrek Internasional Terminal (AGIT) memenangkan tender pengelolaan Pelabuhan Anggrek menjadi pelabuhan internasional dalam bentuk Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dirut PT AGIT, Hiramsyah S Thaib menjelaskan proses sejarah pengalihan pengelolaan pelabuhan dari Kemenhub ke swasta.

Walau penyerahan sudah dilakukan pada 2021, izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) untuk pembangunan perluasan pelabuhan baru keluar pada November 2023. Setelah melalui persiapan akhirnya bisa dilakukan ground breaking pada hari Sabtu itu.

Gobel menceritakan akibat lamanya proses perizinan Amdal tersebut sempat muncul tuduhan bahwa proyek tersebut sebagai proyek bodong.

Advertisement

“Peletakan batu pertama ini merupakan jawaban terhadap tuduhan tersebut,” katanya.

Ia mengeluhkan proses perizinan yang butuh dua tahun. Padahal sudah ada omnibuslaw UU Cipta Kerja yang turut ia dorong untuk disahkan dengan cepat. Ternyata kehadiran UU tersebut tetap tidak efektif.

Lebih lanjut Gobel mengatakan, Pelabuhan Anggrek merupakan infrastruktur strategis karena akan menggerakkan ekonomi Gorontalo, apalagi nanti akan diikuti dengan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pangan.

Keberadaan pelabuhan yang dekat dengan Ibu Kota Nusantara yang sedang dibangun, katanya, menjadikan Gorontalo menjadi pemasok kebutuhan pangan di ibu kota negara yang baru tersebut. Tanah Gorontalo yang subur, katanya, juga merupakan potensi untuk mengembangkan pertanian dan perkebunan. Pariwisata dan beragam usaha, juga akan berkembang pesat.

“Potret Gorontalo akan berubah dari potret kemiskinan menjadi potret yang penuh senyum. Pelabuhan ini akan menjadi lokomotif ekonomi Gorontalo dalam mengentaskan kemiskinan. Karena itu saya menyebutnya sebagai awal kebangkitan Gorontalo,” kata Legislator NasDem dari Dapil Gorontalo itu.

Dalam sambutannya, Takehiro Yashui, mengatakan Pelabuhan Anggrek akan menjadi pelabuhan internasional utama di Indonesia karena memiliki posisi yang strategis.

“Dekat dengan Filipina, IKN, dan Vietnam. Ini baik di masa depan,” katanya.

Provinsi Gorontalo, katanya, akan berkembang pesat dengan lahirnya lapangan kerja yang besar dan naiknya pendapatan masyarakat. Karena sesuai data BPS, Gorontalo adalah provinsi termiskin kelima di Indonesia.

Advertisement

Sedangkan Ismail Pakaya menyampaikan bahwa pelabuhan tersebut yang lebih dekat ke IKN akan menguntungkan Gorontalo.

“Bisa menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat Gorontalo. Tadi disebutkan oleh JICA sebagai provinsi termiskin kelima. Malu juga,” katanya.

Gobel mengatakan, ke depan tidak boleh lagi ada pengangguran di Gorontalo.

“Kita jangan mewariskan kemiskinan kepada anak-cucu kita. Anak-anak muda harus disediakan lapangan kerja. Solusi mengatasi kemiskinan bukan dengan bansos atau pembagian sembako tapi dengan memberikan pekerjaan dan peluang berusaha kepada masyarakat,” katanya.

(nasihin/*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...