Connect with us

Politik

Pemalsuan Tanda Tangan H. Sopian, Rahul Ingatkan Polri Jangan Lindungi Pelaku

Published

on

Anggota Komisi III DPR RI Dapil Riau, Muhammad Rahul, mendesak aparat kepolisian Polres Rokan Hilir (Rohil) mengusut tuntas kasus pemalsuan tanda tangan H. Sopian HAS, warga Menggala Sakti, Tanah Putih Sedinginan. Ia menilai dugaan keterlibatan unsur internal pemerintahan tingkat penghulu harus diungkap.

“Pihak kepolisian jangan hanya berhenti pada pemegang atau pemilik SKGR, tetapi juga harus membongkar aktor intelektual dibalik pemalsuan yang dilaporkan Pak H. Sopian. Saya minta Kapolres Rohil memantau langsung kinerja anggotanya agar perkara ini berjalan sesuai hukum,” tegas Rahul, Selasa (27/8/2025).

Rahul menilai kasus yang sudah berjalan hampir 11 bulan ini berpotensi merusak citra Polri jika berlarut-larut. Menurutnya, korban membutuhkan kepastian hukum, sementara hasil uji Labfor sudah jelas menyatakan tanda tangan H. Sopian pada SKGR terlapor adalah non identik alias palsu.

“Artinya, sudah ada bukti kuat. Penyidik tidak perlu membuang waktu lagi untuk menetapkan tersangka. Kasus ini bahkan bisa jadi pintu masuk bagi Polri mengusut mafia tanah di Riau,” jelas Ketua DPD Gerindra Riau itu.

Rahul juga mengingatkan penyidik agar bekerja profesional, tanpa melindungi pihak manapun. Jika bukti tidak cukup, lanjutnya, segera lakukan SP3 agar tidak menggantungkan nasib korban.

Advertisement

“Kapolri selalu menekankan motto Presisi: profesional, akuntabel, dan melayani. Kalau ada oknum yang justru melindungi mafia tanah, saya siap laporkan ke Kapolda maupun langsung ke Kapolri,” tegasnya.

Rahul menambahkan, kasus H. Sopian hanyalah satu dari banyak persoalan pertanahan di Riau yang merugikan masyarakat melalui praktik penyerobotan tanah dengan dokumen palsu. Karena itu, ia mendesak Kapolres Rohil dan Kapolda Riau mengevaluasi kinerja anggotanya.

“Terus terang, sangat disayangkan perkara ini masih di tahap pemeriksaan saksi meski sudah hampir setahun. Ada apa dengan penyidiknya? Jangan sampai kasus pemalsuan tanda tangan sederhana saja dibuat berlarut-larut. Polri harus profesional, siapa yang terlibat tangkap dan jebloskan ke penjara, supaya ada efek jera,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...