Politik
Potensi Kreatif Melimpah, Kawendra Soroti Minimnya Desain Industri yang Terdaftar
Published
4 minggu agoon
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Desain Industri DPR RI, Kawendra Lukistian, menyoroti masih minimnya pendaftaran potensi desain industri di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut bukan semata karena masyarakat enggan mendaftarkan karya, tetapi juga disebabkan masih terbatasnya literasi mengenai pentingnya pelindungan desain industri.
Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat dan pelaku usaha yang belum memahami manfaat serta keuntungan mendaftarkan desain industri. Akibatnya, berbagai karya dan inovasi yang memiliki nilai ekonomi belum sepenuhnya mendapatkan pelindungan hukum.
“Pendaftaran potensi desain industri yang masih minim bukan berarti masyarakat tidak mau mendaftarkan atau tidak melakukan kegiatan pendaftaran. Tetapi, salah satu persoalannya adalah literasi yang masih terbatas,” ujar Kawendra dalam pertemuan Pansus RUU tentang Desain Industri DPR RI dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, Senin (14/9/2026).
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menilai peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat pendaftaran menjadi kunci untuk mendorong kesadaran pelindungan desain industri. Pelaku usaha dan pencipta perlu mengetahui manfaat konkret yang diperoleh ketika karya atau desain mereka mendapatkan pelindungan hukum.
“Masyarakat perlu memahami manfaat dari mendaftarkan desain industri ini seperti apa, keuntungan apa yang mereka dapatkan, dan bagaimana pelindungan tersebut dapat dimanfaatkan bagi pengembangan usaha maupun karya mereka,” jelasnya.
Menurut Kawendra, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan desain industri. Produk kriya, fesyen, kerajinan, hingga berbagai inovasi lokal di daerah merupakan kekayaan kreatif yang dapat memberikan nilai tambah apabila dikelola dan dilindungi secara optimal.
Namun, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam jumlah desain industri yang terdaftar. Karena itu, ia mendorong penguatan edukasi dan literasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya desain industri, agar pelindungan terhadap karya dan inovasi dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih luas.
“Saya yakin, seandainya literasi masyarakat sudah optimal, kita akan melihat potensi yang jauh lebih besar. Indonesia memiliki banyak produk dan karya yang mampu bersaing, baik di tingkat Asia maupun dunia,” ungkapnya.
Kawendra menambahkan, penguatan literasi perlu berjalan beriringan dengan regulasi yang memberikan kemudahan, kepastian hukum, dan pelindungan efektif bagi pencipta maupun pelaku industri.
Ia berharap pembahasan RUU tentang Desain Industri menjadi momentum untuk membangun sistem pelindungan yang lebih adaptif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai strategis karya dan inovasi yang dihasilkan.
“Potensi kita sangat besar. Tinggal bagaimana negara hadir melalui regulasi, edukasi, dan sistem yang memudahkan masyarakat untuk melindungi karya serta inovasinya,” pungkas Kawendra.
Pansus RUU tentang Desain Industri DPR RI terus menyerap masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari pembahasan RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2026. Masukan dari daerah diharapkan dapat memperkuat substansi regulasi sehingga mampu memberikan pelindungan yang lebih optimal sekaligus mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi kreatif nasional.
Mulyadi Minta DJP Tinjau Metode Penetapan Target Penerimaan di Jabar
Fransiskus Maria Agustinus Sibarani Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II
Perpers Perlindungan Ojol, Tiga Kementerian Pelaksana Diminta Kompak
Komisi X DPR RI Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang
Wamenhan Terima Audiensi Ketua Departemen HI FISIP UI dan Sasakawa Peace Foundation, Bahas Persiapan The Sudirman Dialogue 2027
Pergantian Dirut Garuda, Rivqy Abdul Halim Kembali Soroti Kebijakan Bagasi
Menhan Tinjau Yonif TP 833/Bumi Daranante: Tegaskan Prajurit Perbatasan Jaga Martabat Bangsa dan Bantu Kesejahteraan Rakyat
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Mulyadi Minta DJP Tinjau Metode Penetapan Target Penerimaan di Jabar
Anggota Komisi XI DPR RI Mulyadi meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meninjau metode penetapan target penerimaan pajak di Jawa Barat....
Fransiskus Maria Agustinus Sibarani Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan
Komisi XIII DPR RI mendorong penguatan pembinaan keterampilan dan kemudahan akses hak integrasi sosial bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan....
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II
Komisi I DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses ke Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kunjungan ini...
Kasus Pesta Narkoba di Rutan Depok, Andreas Hugo Pareira Soroti Integritas Petugas
Komisi XIII DPR RI mendorong pembenahan menyeluruh terhadap sistem pemasyarakatan menyusul terungkapnya kasus pesta narkoba yang melibatkan narapidana di Rumah...
Andi Yuliani Paris: Dokumentasi Sejarah Penting Perkuat Hak Masyarakat Adat
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andi Yuliani Paris menyoroti pentingnya pendokumentasian sejarah, nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat adat...
Bahtra Banong Jadi Ketua Panja RUU Pemilu
Komisi II DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilihan Umum (Pemilu) sekaligus menetapkan Bahtra...
Usut Tuntas Dugaan Praktik Judol di Rumah Dinas TNI, Sukamta: Periksa Secara Transparan!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mendesak pengusutan menyeluruh terhadap kasus dugaan praktik judi online (judol) yang berlangsung di...
Setjen DPR RI Perkuat Standardisasi Penyusunan Risalah Persidangan lewat Sosialisasi Pedoman Teknis
Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mendorong penguatan profesionalisme dan keseragaman standar teknis dalam penyusunan risalah rapat maupun persidangan di lingkungan...
Puan Maharani Hadiri Pemilihan Ketua Parlemen Dunia, Disambut Hangat Delegasi Negara Lain
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania. Selain sidang tahunan, forum parlemen...
Di Forum Parlemen Dunia, Irine Yusiana Roba Putri Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mendorong penguatan keamanan maritim untuk menghadapi...

