Politik
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Persatuan Bangsa Syarat Keadilan dan Kesejahteraan
Published
7 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan dan kerja sama seluruh elemen bangsa merupakan syarat utama agar kekayaan Indonesia dapat dikelola dan dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat. Penegasan tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
“Jangan kita hanya bangga dengan kata-kata kaya, produksi ini, milik itu. Kita harus berjuang agar kekayaan itu benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Kita harus menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari bumi Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Kepala Negara menyampaikan bahwa ajaran untuk hidup rukun dan saling menguatkan tidak hanya bersumber dari nilai-nilai keagamaan, tetapi juga sejalan dengan pandangan para pakar geopolitik dunia. Menurut Presiden, Indonesia dipandang sebagai negara yang sangat kaya dan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu negara terkaya di dunia.
“Pakar-pakar geopolitik dunia melihat Indonesia sebagai negara yang luar biasa kaya. Tantangannya adalah bagaimana kekayaan ini kita jaga dan kelola agar benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat,” imbuh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa berbagai kajian internasional menempatkan Indonesia berpotensi menjadi negara keempat terkaya di dunia. Namun, potensi tersebut hanya dapat terwujud apabila bangsa Indonesia bersatu dan para elite nasional mampu bekerja sama.
“Saya selalu mengajak, apapun perbedaan kita dan apapun kesalahan di masa lalu, sekarang kita harus bekerja sama, kompak, dan bahu-membahu. Yang kuat menarik yang lemah, yang lemah berhimpun dan bekerja sama. Bersaing boleh, tapi setelah itu kita harus bersatu,” tegas Presiden Prabowo.
Melalui momentum Peringatan Natal Nasional ini, Presiden berharap nilai persaudaraan, persatuan, dan gotong royong terus menjadi fondasi utama dalam membangun Indonesia. Dengan kebersamaan dan kerja kolektif seluruh komponen bangsa, Presiden optimistis Indonesia mampu mewujudkan cita-cita sebagai negara yang maju, berdaulat, dan sejahtera bagi seluruh rakyat.
You may like
KH Zulfa Mustofa Panjatkan Doa untuk Prabowo dalam Peresmian Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi
Andi Iwan Aras Desak Penyelesaian LRT City, Jangan Biarkan Kepercayaan Publik Runtuh
Bahtra: Revisi Remunerasi Kepala Daerah Wajib Disertai Tolok Ukur Kinerja
Bob Hasan Terima Aspirasi Mahasiswa Poltekesos, Dorong Legislasi yang Lebih Partisipatif
Presiden Prabowo Jajal KA Nusantara Explorer, Tegaskan Dukungan bagi Pariwisata dan Perkeretaapian Nasional
Dari Stasiun Tawang, Presiden Prabowo Gaungkan Visi Indonesia Indah, Modern, dan Berkelanjutan
Presiden Prabowo: Kereta Api Harus Jadi Instrumen Pemerataan Ekonomi dan Pelayanan Rakyat
Masyarakat Apresiasi Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kini Lebih Nyaman dan Bebas Banjir
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

