Connect with us

Politik

Raperda Kawasan Tanpa Rokok Dibahas, PSI Tekankan Logika dan Keadilan Regulasi

Published

on

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menegaskan pentingnya keseimbangan dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Selain mendukung penguatan kawasan bebas asap rokok, PSI juga meminta agar aturan tidak mengabaikan logika sosial dan keadilan bagi seluruh pihak.

Anggota Fraksi PSI, August Hamonangan, mengatakan bahwa perluasan kawasan tanpa rokok memang dibutuhkan, khususnya di tempat yang rawan menjadi ruang perokok pasif seperti sekolah dan rumah sakit. Namun, ia menilai bahwa implementasinya masih lemah di sejumlah ruang publik.

“Bandara dan ruang publik lainnya masih ada area merokok, tapi belum tersosialisasi dengan baik. Padahal aturan ini perlu dipahami secara menyeluruh,” kata August di Gedung DPRD DKI, Senin (4/8/2025).

PSI juga mendukung argumentasi Dinas Kesehatan yang menyebut maraknya perilaku merokok di kalangan pelajar sebagai salah satu alasan penguatan regulasi. Menurut August, lingkungan sekitar sekolah ikut mempengaruhi kebiasaan remaja.

“Perilaku meniru ini sangat berbahaya. Kita tidak bisa biarkan anak-anak terbiasa melihat orang merokok begitu keluar dari gerbang sekolah,” ujar August yang juga anggota Pansus KTR.

Advertisement

Dalam draf Raperda disebutkan bahwa kawasan tanpa rokok mencakup larangan merokok, menjual, dan mempromosikan produk tembakau hingga batas atap terluar bangunan. Termasuk juga larangan mengenakan atribut yang mengiklankan rokok atau vape.

Namun demikian, August menegaskan pentingnya pendekatan realistis. Ia menyoroti pasal yang mengatur kewajiban restoran dan tempat umum menyediakan ruang khusus merokok sebagai bentuk kompromi.

“Kita perlu aturan yang tegas, tapi juga logis. Memberikan ruang bagi perokok adalah bentuk keadilan regulasi,” ujarnya.

Salah satu polemik yang mencuat adalah penerapan KTR di tempat hiburan malam seperti bar dan klub. PSI mempertanyakan inkonsistensi jika alkohol diperbolehkan namun rokok dilarang.

“Ini jadi perdebatan. Tidak masuk akal kalau orang boleh minum alkohol di bar, tapi merokok justru dilarang,” tegas August.

Advertisement

Ia menegaskan bahwa Raperda KTR bukan untuk membunuh industri rokok, melainkan untuk menciptakan ruang yang adil bagi semua. “Kami ingin semua pihak diakomodasi. Industri rokok tetap bisa jalan, tapi hak warga untuk udara bersih juga harus dilindungi,” tutupnya.

Raperda KTR saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPRD DKI Jakarta dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2025.

 

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...